Gubernur Ingatkan Bahaya Penyakit Jantung

Pangkalpinang – Ingat, angka kematian disebabkan penyakit jantung tinggi. Penyakit ini menyerang tanpa mengenal kelompok umur dan status sosial. Gaya hidup tidak sehat menjadi salah satu penyebab serangan penyakit jantung. Terkait persoalan ini, pemerintah menerbitkan Permenkes Nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

Imbuan tersebut disampaikan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat pelantikan Kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Kepulauan Bangka Belitung, di lantai III Kantor Gubernur, Senin (23/5/2015). "Semoga kiprah Yayasan Jantung Indonesia Bangka Belitung dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan secara langsung dilakukan Syahlina Zuhal Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia. Untuk Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2016-2021, Leni Rustam Effendi dipercaya sebagai Ketua, Andi Fikri menjabat ketua satu dan HM Yusuf Ali sebagai ketua dua.

Pelaksanaan tugas ketua dibantu beberapa bagian di antaranya, Bagian Komunikasi, Informasi dan Edukasi diketuai Noviar Ishak, Bagian Pelaksana Klub Jantung Provinsi diketuai Tarmin AB, Bagian Bantuan Medis diketuai dr Surya Hafisiansyah Putra, Bagian Pengembangan Dana diketuai Hasanuddin, sedangkan Bagian Pengembangan Organisasi diketuai Abdul Kadir Hasan.

Beberapa hal yang harus diusahakan dalam pencegahan penyakit jantung, jelas Syahlina Zuhal, terangkum dalam Panca Usaha Sehat. Pertama, seimbangkan gizi, kedua enyahkan rokok, ketiga hadapi dan atasi stress, keempat awasi tekanan darah secara teratur, kelima aktif berolahraga. Setelah mengikuti Panca Usaha Sehat tersebut, diharapkan dapat mencegah penyakit jantung.

“Saya harapkan pengurus bisa benar-benar menjalankan tugas sebaik-baiknya sebagai amanah pengabdian kepada masyarakat. Sehingga masyarakat terhindar dari penyakit jantung. Semangat kebersamaan hendaknya dapat mendukung pola hidup sehat di Bangka Belitung," ujarnya.

Syahlina mengimbau agar pengurus yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya. Yayasan mendapatkan target dari WHF maupun WHO untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung sebanyak 25 persen per tahun. Pengurus yayasan di Bangka Belitung harus ikut membantu pencapaian target ini melalui kerja keras.

Meraih Prestasi

Sejak terbentuk, Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Kepulauan Bangka Belitung sudah cukup banyak mendulang prestasi. Kepengurusan Bangka Belitung pernah meraih juara tiga cerdas cermat tingkat nasional tahun 2010. Adapun prestasi di tingkat provinsi, pernah meraih juara satu pawai carnaval perayaan HUT RI tahun 2012, 2013 dan 2014 secara berturut-turut.

Andi Fikri Ketua Panitia Kegiatan Pelantikan Kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Kepulauan Bangka Belitung mengapresiasi tinggi atas dukungan dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Program terdekat yang akan diikuti Kepengurusan Cabang Utama Babel secara nasional dari Yayasan Jantung Indonesia, yaitu Jambore Tingkat Nasional pada bulan November 2016.

“Terdapat sebanyak 30 orang telah ditetapkan untuk mengikuti kegiatan Jambore Tingkat Nasional pada bulan November 2016 tersebut,” jelasnya. 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Evani
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra