Gubernur : Jangan Lupakan Perjuangan Pahlawan Perintis Kemerdekaan RI

PANGKALPINANG -  

Secarik kertas bertuliskan pesan untuk menjalin tali persaudaraan;

Demi rakyat, Engkau berkorban ;

Tanpa mengharap suatu balasan .

Sepenggal pantun yang bermakna ungkapan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas perjuangan para perintis kemerdekaan RI dituturkan Gubernur kepulauan bangka belitung, Erzaldi Rosman mengawali sambutannya pada acara ramah tamah dengan dengan para veteran, janda pahlawan, Wredhatama dan Warakawuri dan angkatan 45 sebagai rangkaian kegiatan memperingati H.U.T Kemerdekaan RI ke 74 yang diselenggarakan di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur pada siang hari ini Sabtu (17/08).

Acara ramah tamah siang itu turut dihadiri oleh Ibu Gubernur Melati Erzaldi Rosman, Wakil Gubernur Abdul Fatah beserta Istri, pimpinan FORKOMPIMDA, Pj. Sekretaris daerah Provinsi Kep. bangka belitung, Yulizar Adnan dan para pejabat struktural di lingkungan pemerintah provinsi dan tamu undangan lainnya. 

Untuk itu, pesan agar generasi saat ini tidak melupakan perjuangan para pahlawan perintis kemerdekaan RI seperti halnya perjuangan para veteran dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga kedaulatan bangsa diungkapkan Gubernur dalam sambutannya. 

“ Hal-hal seperti ini (red: Silahturahmi dengan para perintis kemerdekaan RI; para Veteran, janda pahlawan, Wredhatama dan Warakawuri dan angkatan 45) harus terus kita jaga silahturahminya karena atas perjuangan para pahlawan lah, berkah atas perjuangan mereka, maka kita  (red: bangsa Indonesia) yang mendapatkan berkahnya saat ini, untuk itu jadi jangan lupakan perjuangan para pahlawan perintis kemerdekaan; para veteran maupun janda pahlawan, Wredhatama dan Warakawuri dan angkatan 45 ,karena tanpa perjuangan mereka yang penuh tulus dan ikhlas, bangsa kita tidak akan mendapatkan kemerdekaan” tutur Gubernur.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa sejarah perjalanan hidup  para pahlawan perintis kemerdekaan, para veteran; janda pahlawan, Wredhatama dan Warakawuri dan angkatan 45 yang mengabdikan hidupnya dengan tulus dan ikhlas untuk mewujudkan kemerdekaan bangsa, merupakan suri teladan bagi generasi saat ini dalam membangun bangsa.

“ Jadi suatu keberkahan bagi kita dengan melayani para veteran janda pahlawan, wredhatama dan warakawuri dan angkatan 45 dan berkomunikasi (red: ramah tamah)  dengan para pejuang dan veteran kemerdekaan RI ini, mengajarkan dan memotivasi kita untuk bertindak lebih bijak, baik dan ikhlas sehingga kedepan apapun tugas kita, dapat kita emban dengan sebaik-baiknya, karena tidak seberapa perjuangan kita jika dibandingkan dengan perjuangan para pahlwan terdahulu”,  tegas Gubernur

Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengungkapkan apresiasi dan hormat atas suri teladan dari salah satu tokoh pejuang dan veteran yakni Bapak Wiyono  berusia 72 tahun, dimana beliau merupakan salah satu sesepuh tokoh veteran yang ditugaskan untuk menjaga keamanan bangsa pada peristiwa  Timtim tahun 1975 dan menjadi salah satu pasukan yang dikirim negara untuk mengemban tugas misi perdamaian dunia mewakili negara RI yang dikirim untuk perdamaian  di Timur Tengah.

Acara ramah tamah siang itu pun diisi dengan makan bersama dengan para tokoh veteran;anda pahlawan, Wredhatama dan Warakawuri dan angkatan 45 diakhir dengan  penyerahan penghargaan kepada para veteran dan pemberian santunan kepada para janda pahlawan, Wredhatama dan Warakawuri dan angkatan 45. Sebelum pelaksanan kegiatan ramah tamah sebelumnya sejumlah rangkaian acara telah dilakukan diantaranya upacara peringatan detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera merah putih; ziarah ke makam pahlawan di TMP Pawitralaya ; tabur bunga di pelabuhan pangkalbalam; pemberian remisi di lapas kelas II A Tuatunu dan pada sore hari Pukul 17:00 WIB akan dilaksanakan upacara penurunan Bendera Merah Putih .

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Imam (Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov Kep. Babel)