Gubernur: Potret Pendidikan Sangat Baik

Pangkalpinang – Kondisi pendidikan di Bangka Belitung sangat baik. Hasil penilaian indeks integritas penyelenggaraan ujian nasional tahun pelajaran 2014/2015 menempatkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada peringkat kedua nasional. Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menobatkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai urutan pertama.

Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, potret pendidikan sangat baik. Hal tersebut terlihat dari sarana dan prasarana serta prestasi yang didapatkan. Momentum ini hendaknya dapat memberikan penguatan kepada anak didik dan pendidik. Sebab peranan pendidik merupakan konsep dasar yang mengedepankan moralitas, ilmu dan teknologi. 

“Pendidikan dan moral. Ini merupakan dua sisi yang harus dikedepankan di era global,” tegasnya saat ditemui tim Babelprov.go.id selepas upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Senin (2/5/2016).

Terdapat sebanyak 384 sekolah satuan pendidikan penyelenggaraan ujian nasional tahun pelajaran 2014/2015. Adapun rinciannya, tingkat SMA/MA sebanyak 86 satuan pendidikan, SMK terdapat 51 satuan pendidikan dan SMP sebanyak 247 satuan pendidikan.

Pendidik diharapkan dapat lebih gencar meningkatkan kompetensi. Gubernur menegaskan, sehingga mutu pendidikan semakin baik lagi. Hal tersebut diiringi dengan penyerahan piagam penghargaan sekolah berintegritas pada pelaksanaan ujian nasional tahun 2015. Sejumlah sekolah yang menerima penghargaan ini di antaranya, SMAN 1 Pangkalpinang, SMPN 1 Pangkalpinang, SMK Bakti Pangkalpinang.

“Selain itu ada juga Madrasah Aliyah Al Islam Kemuja dan Madrasah Tsanawiyah Nurul Ikhsan (Batu Rusa),” jelasnya.

Sementara M Soleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, peringatan Hardiknas kali berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya hari ini, seluruh peserta peringatan Hardiknas menggunakan pakaian adat daerah masing masing. Mengedepankan budaya daerah sehingga lestari dan menjadi kebanggaan setiap daerah.

“Momen ini dijadikan untuk introspeksi, kira-kira apa saja yang perlu diperbaiki. Sehingga percepatan pembangunan mutu pendidikan Bangka Belitung dapat terwujud. Kita berkeinginan menuntaskan pendidikan 12 tahun. Kita sudah mempersiapkan infrastruktur ujian berbasis komputer dan kita berharap menjadi barometer ujian nasional berbasis komputer tingkat nasional,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga berkeinginanan menjadi barometer indeks integritas ujian nasional. Ia menjelaskan, jika sudah menggunakan komputer maka integritas menjadi tinggi. Selain itu, ke depan ingin menggunakan metode digital. Pembelajaran menggunakan sistem digital yang akan diawali tahun 2017.

“Kita akan menggunakan sistem digital untuk penerimaan murid baru, pendataan siswa dan kegiatan lainnya. Kita juga ingin menjadikan sumber daya masyarakat Bangka Belitung yang kompetitif, berdaya saing global dan mempunyai keterampilan,” harapnya. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra