Gubernur : Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Merawang – Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam pelayanan kesehatan, RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno membuat MoU bersama RS Umum Persahabatan Jakarta yang merupakan Rumah Sakit Pendidikan terakreditasi A. Kerjasama ini diperlukan guna mendukungan fakultas kedokteran yang akan dibuka mulai tahun depan di Bangka Belitung.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Erzaldi Rosman, dalam sambutan nya pada acara Rakor Pelayanan Kesehatan dan Kerjasama antara pemprov  kep. Babel dengan RSU Persahabatan Jakarta, di ruang aula RSUD Dr.(H.C) Ir. Soekarno, Kamis (15/8).

Dengan peningkatan SDM ini diharapkan RSUD Dr.(H.C) Ir. Soekarno bisa menjadi Rumah Sakit rujukan tertinggi di regional. Hal ini diamini oleh Perwakilan Rumah Sakit Umum Persahabatan Direktur Medik dan Keperawatan , DR. dr. H. M. Alsen Arlan. Dengan menjadi rujukan regional, masyarakat dapat memangkas waktu , tenaga, dan juga biaya, daripada harus dirujuk keluar Babel.

Selain itu, gubernur memberikan pengarahan agar dalam rakor juga dibahas beberapa permasalahan, diantaranya adalah; penurunan kematian ibu dan anak, penangan pelayanan TB, dan permasalahan stunting.

Pada penurunan kematian ibu dan anak , meskipun Babel mendapat predikat yang terendah di nasional, namun tetap menjadi perhatian gubernur, mengingat jumlah penduduk di Babel tidak sebanyak provinsi lain.

Dalam pelayanan TB, Gubernur juga menyoroti kurangnya pelayanan pencegahan TB  pada tingkat puskesmas. Hal ini dikarenakan jumlah penderita TB pada tahun-tahun lalu sempat turun drastis, namun akhir-akhir ini kembali naik.

“Kalau TB kita naik, artinya pencegahan di Puskesmas kurang, karena ada obat yang harus diminum secara rutin, berarti ada masyarakat yang tidak terpantau dengan baik,” jelas nya.

Agar pencegahan dapat teratasi dengan baik, maka harus meningkatkan kembali pelayanan di tingkat puskesmas menjadi lebih optimal.

Lebih jauh adalah permasalahan stunting yang dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan, salah satunya adalah menurunnya sumber daya masyarakat. Gubernur pun berpesan agar tidak terjadi stunting, maka masyarakat disarankan untuk tidak menikah dini. Kemudian apabila sang ibu sedang hamil, gizinya pun harus tercukupi, dan si Bapak juga perlu mendapatkan edukasi.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo