Gubernur : Wujudkan Keluarga Ideal dan Berkualitas 

Toboali - Pengendalian pertumbuhan penduduk harus dilakukan secara terorganisir, guna mewujudkan keluarga ideal yang berkualitas dan sejahtera.

"Mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga ideal serta berkualitas yang sejahtera menjadi prioritas pemerintah, dan sesuai dengan poin 5 Nawacita-nya Presiden," kata Rustam Effendi Gubernur Kep. Babel pada acara penutupan bhakti sosial TNI-IBI KB Kesehatan dan pencanangan Gerak PKK KB Kesehatan Provinsi Kep Babel di lapangan Bukit Permai Toboali, Kamis (29/10/15).

Gubernur mengatakan mewujudkan penduduk seimbang ditandai dengan penurunan angka kelahiran total sampai tahun 2025. Selain itu, pemerintah juga ingin mewujudkan keluarga yang berkualitas yang ditandai dengan adanya pernikahan yang sah serta memiliki jumlah anak yang ideal.

"Keluarga berkualitas memiliki jumlah anak yang ideal yang memiliki masa depan yang cerah serta dapat bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa," jelas Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur mengingatkan kepada para orang tua untuk berperan dalam mendidik anak-anak yang menjadi generasi penerus harapan bangsa. Untuk itulah peran pemerintah bekerjasama dengan TNI-POLRI, untuk terus membangun masyarakat berkualitas dan ideal terus dilanjutkan.

"Program bakti sosial KB ini harus tetap dilanjutkan, dan saya harap tahun 2016 pelaksanaannya dapat dikembalikan ke jadwal semula, dari Januari sampai Oktober," harap Gubernur.

Hal yang sama juga disampaikan Kolonel Inf Murlim Mariadi Danrem 045 Garuda Jaya, bahwa dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang, peran keluarga sangatlah penting. Peran keluarga sangat besar untuk mencapai itu. Karena dari keluargalah generasi masa depan bangsa ini dapat diwujudkan.

Lebih lanjut Murlim mengatakan ada beberpa cara untuk menurunkan angka kelahiran di Babel. Diantaranya menjadikan Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi sasaran pelayanan KB, dan meningkatkan PUS yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJPN).

"PUS yang memiliki satu anak atau dua anak menjadi sasaran pelayanan KB sehingga angka kelahiran dapat diturunkan," jelas Murlim.

Disamping itu, Murlim M mengatakan dukungan dan partisipasi masyarakat yang semakin peduli terhadap KB dan Kesehatan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas.

"Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi sehingga apa yang kita canangkan dapat mencapai hasil yang maksimal," ajak Murlim.

Sementara Hj. Leni Rustam, Ketua Penggerak PKK Provinsi Kep Babel mengatakan bahwa kegiatan merupakan kerja sama antar Dinas Kesehatan, BKKBN, TNI, IBI, dan PKK dalam memperingati hari kesehatan dan gerak PKK. Berbagai kegiatan dilakukan, seperti penyuluhan, pembinaan Kelompok UPPKS, pembuatan jamban dan pembangunan ketahanan keluarga.

"Semua kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan cakupan pelayanan program pemberdayaan kesejahteraan keluarga dan kesehatan," jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Huzarni Rani Plt Bupati Basel menerangkan bahwa bakti sosial sangat penting dalam upaya pembangunan kependudukan karena mengarah kepada pembangunan SDM yang berkualitas dalam segala aspek kehidupan manusia.

"Pembangunan kependudukan dan KB dapat memicu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," jelas Huzarni.

Pengendalian pertumbuhan penduduk mesti dilakukan secara terpadu karena jika tak terkendali akan menimbulkan masalah bagi pembangunan. Menurut Huzarni, pelaksanaan program KB yang terorganisir dengan baik seperti bakti sosial ini menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan menciptakan keluarga sejahtera.

"Bakti sosial yang dilakukan secara kontinu dapat memberikan kontribusi yang besar dalam upaya kita mengendalikan pertumbuhan penduduk," tambahnya.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra