Gubernur: Wujudkan RSUDP Jadi Rujukan

Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menginginkan agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi rumah sakit rujukan. Sebagai pendukung tujuan tersebut dibutuhkan payung hukum agar pihak rumah sakit dapat memberikan pelayanan maksimal.

“Kita telah memiliki sarana penunjang fasilitas kesehatan rumah sakit umum daerah provinsi yang juga difungsikan sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” jelasnya Gubernur, Senin (8/9/2014).  

Sejauh ini pelayanan di rumah sakit umum tersebut telah berjalan cukup baik. Namun, kata Gubernur, pihak rumah sakit belum bisa memungut retribusi dari pengguna jasa layanan kesehatan. Hal ini dikarenakan belum adanya payung hukum berupa perda. 

“Untuk itu Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum perlu ditetapkan,” tegasnya.

Selama ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memiliki Perda tentang Retribusi. Gubernur menjelaskan, perda tentang retribusi ini dikategorikan dalam tiga kelompok yakni, perda yang mengatur tentang retribusi jasa umum, perda yang mengatur tentang retribusi jasa usaha, dan perda tentang retribusi perizinan tertentu.

Tahapan pengambilan keputusan atas Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum substansinya mengatur mengenai Retribusi Pelayanan Kesehatan pada RSUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil pungutan retribusi pelayanan kesehatan dapat digunakan untuk menunjang operasional rumah sakit.

“Pelayanan kesehatan pada RSUD provinsi dapat dilaksanakan secara optimal,” jelasnya.(nn/ami)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani | Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Evani