Hanandjoeddin Menuju Bandara Internasional

Tanjung Pandan – Landasan Bandara Hanandjoeddin Kabupaten Belitung diperpanjang menjadi 2800 meter. Tak hanya itu, sebab akan dilakukan pengalihan terminal bandara. Bandara Hanandjoeddin diharapkan menjadi pilot project Kementerian Perhubungan menuju bandara internasional.

Demikian dikatakan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, saat ditemui di rumah pribadinya, Belitung, Jumat malam (19/6/2015). "Bandara Hanandjoeddin berbeda dengan Bandara Depati Amir. Kalau Bandara Depati Amir langsung di bawah Angkasa Pura," jelasnya.

Berbagai persoalan diungkapkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat bertemu Presiden di Istana Bogor. Ia menjelaskan, sempat juga dibahas mengenai energi dan infrastruktur pelabuhan udara dan pelabuhan laut. Kunjungan Presiden ke Bangka Belitung saat ini sudah dalam perencanaan matang untuk meresmikan Pelabuhan Tanjung Batu.

Presiden juga melakukan penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada masyarakat di Kabupaten Belitung Timur. Menurut Gubernur, Presiden pun meninjau Kawasan Wisata Pantai Tanjung Kelayang. Kemudian, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (20/6/2015) rombongan Presiden bertolak menuju Pangkalpinang. Karena terdapat beberapa proyek di Pangkalpinang menjadi lokasi kunjungan Presiden.

"Ada sekitar 15 lokasi kita ajukan untuk dikunjungi Presiden. Tapi kita pilih, karena mengingat waktu Presiden sangat singkat. Besoknya Minggu, Presiden akan langsung menuju Batam," jelasnya.

Direncanakan, lokasi kunjungan Presiden antara lain Desa Tua Tunu, tempat pengolahan timah, kemudian dilanjutkan peninjauan Bandara Depati Amir. Presiden akan melihat secara langsung kondisi Bandara Depati Amir yang dikelola Angkasa Pura.

" Nanti kita jelaskan kenapa hingga sekarang Bandara Depati Amir belum selesai," tegasnya.

Gubernur berharap Presiden dapat menegur langsung pihak Angkasa Pura agar mempercepat proses penyelesaian pengerjaan bandara. Mengingat saat ini terdapat dua bandara di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan menjadi bandara internasional.

“Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara Hanandjoeddin Belitung akan menjadi bandara internasional,” harapnya.        

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari | Chandra
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari