HIV AIDS dan Narkoba Menjadi Fokus Dinsos

Bangka – Informasi seputar bahayanya HIV AIDS dan Narkoba  menjadi fokus utama dalam kegiatan sosialisasi yang diperuntukkan kepada pekerja di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Belinyu dan Sungailiat pada Jumat (05/04).

Pembinaan dan Pemberdayaan terhadap Penyakit Sosial Masyarakat  terus dilakukan Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Polda Bangka Belitung, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta pihak-pihak terkait persoalan sosial yang dialami masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bangka

Upaya ini dilakukan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bentuk perhatian langsung Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada masyarakat yang bekerja di tempat hiburan pada malam hari khususnya.

Effendi, S.Pd, Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial, mengatakan bahwa  untuk mengatasi persoalan sosial yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah perlu dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat yang juga ikut andil dalam permasalahan penyakit sosial masyarakat ini.

“HIV AIDS dan Narkoba merupakan dampak dari penyakit sosial yang dialami masyarakat kita dan ini harus kita atasi bersama-sama seintensif mungkin”, ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan perdagangan orang (Trafficking) yang terjadi di Bangka Belitung, Dinas Sosial juga melakukan pendataan terhadap identitas pegawai. Karena dengan pendataan tersebut diharapkan  dapat mengantisipasi kasus-kasus Trafficking yang terjadi saat ini.

Selain itu soal perizinan menjadi hal yang terpenting dalam kepemilikan usaha. Menurut Cipto Nugroho, Kepala Bidang Penyidikan dan Pemeriksaan Sat Pol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengharapkan kepada pemilik usaha agar memperhatikan batas waktu pemberlakuan izin atas pendirian usaha tersebut.

“jangan sampai masa berlaku  izin usaha yang sudah habis dan tidak diperpanjang atau akan dianggap usaha yang ilegal” tegasnya. (fa/nn)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
fa/nn