HUT Dharma Wanita Persatuan ke-21 Ingatkan Peran Krusial Wanita

PANGKALPINANG – Melati Erzaldi selaku penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengingatkan para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa, sebagai wanita dapat terus berperan dalam pembangunan ekonomi. 

Hal ini disampaikan pada acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-21 dengan tema “Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia” di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Selasa (8/12/20). 

“Kita istri pegawai negeri, bukan hanya pelengkap. Tapi, kita juga punya peran krusial untuk pembangunan. Hal ini dapat dimulai dari mindset kita. Minimal, bergerak untuk mendukung keluarga,” ungkapnya. 

“Ketika mindset terpatri bahwa wanita adalah mitra maka, aksi kita akan berbeda. Kita akan berpikir keras bagaimana wanita bisa memberdayakan dirinya sendiri. Setelah mampu memberdayakan diri sendiri maka, kita akan berpikir bagaimana cara memberdayakan orang lain,” tambahnya. 

Harapannya, DWP bisa menjadi ruang bagi istri ASN untuk menunjukkan eksistensi sebagai partner sekaligus mitra pemerintah. 

Kegiatan peringatan HUT DWP disesuaikan pada kondisi untuk berkontribusi dan berpartisipasi sejalur dengan program pemerintah. Meskipun kegiatan ini tidak memiliki sumber dana dari APBD dan APBN. 

“Jangan berkecil hati ketika kita tidak punya uang. DWP tidak punya anggaran. Namun, kegiatan ini tetap dapat dilaksanakan berkat kemandirian anggota DWP,” ungkapnya. 

Ketika suatu organisasi tidak memiliki sumber dana, hal ini akan memaksakan kreativitas para anggota untuk dapat menghasilkan uang. Menciptakan ide bisnis untuk menghidupkan organisasi. 

Organisasi perempuan terbesar di Indonesia yang merupakan perkumpulan istri ASN seluruh Indonesia terbentuk pada 7 Agustus 1974.

“Tema ini diangkat untuk menjadi catatan kritis dan implementatif dalam mengeksekusi program kerja ke depan  dalam menyiapkan SDM DWP berkompetensi dan daya saing global  yang mampu,” ungkap Ketua DWP Sri Rahayu Mulya Naziarto.

Dengan jumlah keanggotaan yang besar, DWP dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui 3 program strategis yaitu pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Memaksimalkan potensi perempuan untuk menggerakkan roda perekonomian.

Berkat ketekunan mencari sumber dana, rangkaian acara kunjungan SLB, YPAC, Bakti Sosial Khitanan Massal, dan Puncak HUT DWP ini dapat terlaksana disponsori oleh RSUD. Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Babel, PT Timah, BPJS Kesehatan, dan Dewan Pengurus Korpri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

“Semoga ke depan, DWP dapat membangun sinergi dan meningkatkan energi untuk terus membantu masyarakat. Khitanan massal yang diadakan kemarin menjadi kegiatan awal yang bagus untuk memulai tahun ke-21 ini,” ungkap Wagub Abdul Fatah. 

Acara ini dimeriahkan dengan penampilan tarian dari anak-anak SLB YPAC Pangkalpinang, pembacaan ayat suci Alquran oleh Aslin Hartono serta, alunan lagu yang dibawakan Romadhon dari SLB Pangkalpinang. 

Peringatan acara puncak HUT DWP ke-21 dihadiri oleh penasihat DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara lain Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah; Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi; Wakil Ketua 1 TP PKK, Laksmi Damayanti Abdul Fatah; dan Sekda Provinsi Kepulauan Babel, Naziarto.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Natasya
Fotografer: 
Rafiq
Editor: 
Listya Anindita