Inflasi Kota Pangkalpinang 0,18 Persen

Pangkalpinang – Terhitung Agustus 2014, inflasi Kota Pangkalpinang berada di angka 0,18 persen. Angka ini cukup rendah jika dibandingkan DKI Jakarta dengan inflasi sebesar 0,49 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat, dari 23 kota di wilayah Sumatera, Inflasi Kota Pangkalpinang berada di urutan ke tujuh.

“Inflasi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,98 persen, dan inflasi terendah di Kota Lubuk Linggau yakni 0,06 persen. Sementara Indeks Harga Kosumen (IHK) di Pangkalpinang sebesar 113,36,” jelas Herum Fajarwati Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat jumpa pers di Kantor BPS, Senin (1/9/2014).

Inflasi di Pangkalpinang terjadi karena adanya peningkatan indeks pada lima kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yang naik sebesar 0,88 persen. Ia melanjutkan, sedangkan untuk kelompok perumahan, air, listrik ada peningkatan sebesar 0,70 persen. Sementara pada kelompok sandang 1,16 persen, kelompok kesehatan 0,15 persen.

“Untuk kelompok pendidikan, olahraga mengalami peningkatan sebesar 4,29 persen. Kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,94 persen. Sedangkan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 1,65 persen,” tegasnya.

Komoditi pemberi andil inflasi pada Agustus 2014 antara lain, kelompok makanan jadi, minum, rokok dan tembakau sebesar 0,16, kelompok perumahan sebesar 0,18 persen, kelompok sandang 0,05, kelompok kesehatan 0,16 persen, dan kelompok pendidikan dan olahraga sebesar 0,28 persen.

“Pada kelompok bahan makanan dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,26 persen,” ungkapnya.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Agustus 2014 yaitu tarif listrik, sawi hijau, tarif SMP, tarif SMA, tarif SD, mie, cabai merah, soto, pisang, dan bayam. Menurutnya, komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain iklan tongkol, daging sapi, ikan hapau, cumi-cumi, ikan kembung, ayam hidup, ikan selar, tarif angkutan udara, dan daging ayam ras.

“Laju inflasi Pangkapinang berdasarkan tahun kalender Januari hingga Agustus 2014 sebesar 2,38 persen. Laju inflasi year on year – Agustus 2014 terhadap Agustus 2013 sebesar 2,38 persen,” paparnya.(rf/*an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky | Surianto
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Surianto