Integrasikan e-Planning Ke Dalam SIPD, Kemendagri Apresiasi Babel

Pangkalpinang - Kasubdit Partisipasi Masyarakat dan Informasi Pembangunan Daerah, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Rendy Jaya Laksamana mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah mengintegrasikan e-planning ke dalam Sistem Infomasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang diinisiasi oleh Kemendagri.

"Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk salah satu dari 20 Provinsi yang sudah terintegrasi dalam SIPD, dan 64 Kabupaten serta 16 Kota yang terintegrasi dalam SIPD," ungkap Rendy Jaya Laksamana pada saat Rakor Pengisian Data Hasil Pengumpulan Ke Dalam Aplikasi SIPD di Prov. Kep. Babel Tahun 2019, di ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Kep. Babel, Selasa (17/09).

Pihak Kemendagri, menurut Rendy, meminta komitmen pemerintah daerah untuk mengimplementasikan SIPD serta mendorong pemerintah daerah mengintegrasikan e-planning dan e-budgeting. Hal ini menurutnya, agar tujuan pembangunan nasional dan daerah tercapai.

"SIPD dapat berperan dalam peningkatan pembangunan daerah, yang caranya melalui sinkronisasi dan kerjasama untuk membangun daerah, yang ujungnya guna menyejahterakan masyarakat, untuk itu perlu kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, swasta, dan masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya, Kabid Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra, meminta Perangkat Daerah untuk dapat mengisi data yang ada di dalam SIPD. Menurut Agung, data yang ada di dalam SIPD akan digunakan dalam menyusun dokumen perencanaan.

"Diharapkan, ketika kita menyusun dokumen perencanaan, semua data sudah ada di dalam SIPD, sehingga akan relatif mudah kita dalam menyusun perencanaan, termasuk dalam melakukan pengendalian dan evaluasi," ujarnya.

Sumber: 
Bappeda
Penulis: 
Rizky
Fotografer: 
Rizky