Investmen Business Gathering Jadi Strategi Untuk Promosi Potensi Babel ke Investor Asing

Jakarta--Dalam rangka meningkatkan investasi di Bangka Belitung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang 
Promosi melaksanakan kegiatan "Investmen Business Gathering” di Hotel Sari Pasific Jakarta, pada (24/10/2019)dengan tema Explore Bangka Belitung The Treasure Island.

Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan informasi potensi, peluang dan prosedur penanaman modal di Bangka Belitung kepada investor dalam dan luar negeri untuk menanamkan modal nya di Provinsi Bangka Belitung.  Serta meningkatkan realisasi Penamanan Modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung baik itu sektor Pertanian, Perikanan dan kelautan, Pariwisata dan Sumber Daya Mineral

Remi Aryanto, selaku Kepala Bidang Promosi DPMPTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  menjelaskan alasan memilih Jakarta sebagi tempat pertemuan merupakan strategi untuk lebih mendekati lokasi tempat berkumpulnya para investor.

Sementara yang menjadi pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. H. Erzaldi Rosman, SE.MM), dilanjutkan oleh wakil dari BKPM RI Saribua Siahaan, Deputy Director for Sumatera and Kalimantan, Ade Juli Anwar, Tanjung Kelayang Special Economic Zone Committee, sebagai pengelola KEK Tanjung Kelayang dan Direktur di PT.RBA sebagai pengelola Kawasan Industri Sadai dan Sekitarnya (KISS).

Sebagai panelis utama, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung memaparkan tentang peluang dan potensi investasi di Kepulauan Bangka Belitung dengan fokus pada sektor Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, dan Pertanian yang didukung oleh infrastruktur dan Utilities (air, listrik) yang memadai untuk kegiatan berusaha atau berinvestasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Wakil dari BKPM RI (Saribua Siahaan, Deputy Director for Sumatera and Kalimantan) memaparkan tentang regulasi dalam berinvestasi di Indonesia termasuk di Provinsi Bangka Belitung, dimana salah satu fokus pembangunan  pemerintah yang baru saja dilantik adalah pada investasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan persen penyerapan tenaga kerja.

Paparan dari Special Economic Zone Tanjung. Kelayang yang disampaikan oleh Direktur PT. SMR (Mr. Ade Juli Anwar) dimana terdapat 324 Ha yang disediakan untuk investasi di bidang pariwisata. Dimana acara tersebut cukup untuk pembangunan 14 hotel, sedangkan yang sudah terpakai baru 1 (satu) yaitu Hotel Sheraton yang akan segera beroperasi pada bulan Desember 2019.

Terdapat 9 (sembilan) Benefit untuk berinvestasi di Special Economic Zone Bangka Belitung, paparan dari Kawasan Industri Sadai Dan Sekitarnya (KISS) oleh Direktur PT. RBA, Yanto Purba menyebutkan bahwa tersedia 10.000 Ha disediakan berinvestasi terutama di bidang Pelabuhan (Port Cold Storage dan Pergudangan). Pelabuhan di Kawasan Industri Sadai dan sekitarnya bisa menjadi alternatif pelabuhan yang cukup dekat dengan pelabuhan Tanjung Priok (kurang lebih 5 jam dari Tanjung Priok) dengan Benefit, Biaya yang jauh lebih murah dari Pelabuhan Tanjung Priok.

 Peserta pada kegiatan ini terdiri dari beberapa kedutaan yaitu Kedutaan Spanyol, Hungaria, Polandia, Rumania, dan beberapa undangan dari KJRI Los Angels dan Kadin Eropa, Business Network negara-negara Eropa, Jepang, Korea, China dan Pengusaha Di Provinsi Bangka Belitung serta Pemerintah Sektor Provinsi Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten/Kota se- Provinsi Bangka Belitung.

Sumber: 
DPMPTSP Babel
Penulis: 
Remi Aryanto
Fotografer: 
Riza

Berita

23/02/2021 | Dinas Kominfo
103,124 kali dilihat
15/08/2019 | DP3ACSKB
46,647 kali dilihat
17/12/2018 | Dinas Kominfo
33,699 kali dilihat
13/07/2017 | Dinas Kominfo
16,846 kali dilihat
06/05/2015 | Dinas Kominfo
11,336 kali dilihat
26/10/2017 | Dinas Kominfo
9,975 kali dilihat
28/01/2020 | Dinas Kesehatan
9,670 kali dilihat
29/04/2015 | Dinas Kominfo
8,544 kali dilihat