Isba Jaya Gelar Aksi Pemuda

Pangkalpinang- Bergesernya kepedulian Para Pemuda akan Budaya di Bangka belitung, membuat keprihatinan ikatan mahasiswa bangka (Isba jaya) untuk melakukan aksi Pemuda dengan menggelar acara Gebyar Budaya Bangka Belitung.

"Saat ini banyaknya para pemuda yang tidak peduli akan budaya sehingga banyak pemuda yang terjerumus akan hal negatif, seperti pergaulan bebas, narkoba, sehingga timbul inisiatif dari para mahasiswa isba jaya untuk kembali membangkitkan kepedulian akan pentingnya kebudayaan untuk terus dilestarikan", ujar Oddy Pratama salah satu anggota panitia penyelenggara kegiatan Gebyar budaya bangka belitung, sabtu malam di taman sari Pangkalpinang (24/08/2013).

Sekitar 500 lampu likur dipasaang sepanjang dalam lokasi taman sari pangkalpinang, lampu likur terbuat dari botol yang dipasang sumbu kompor dqn diisi minyak tanah seakan menambah keindahan suasana malam taman sari saat itu, ratusan pengunjung tampak duduk disepanjang lokasi taman dikelilingngi gemerlap lampu likur sambil menikmati berbagai pertunjukan di atas panggung.

Oddy Pratama salah satu putra daerah bangka belitung yang kini menempuh pendidikan di bangku kuliah semester tiga di kota semarang, mengharapkan agar kegiataan aksi pemuda Gebyar budaya bangka belitung dapat menjadi agenda tahunan.

Kegiataan yang berlqngsung selqma dua hari dimulai dari tanggal 23 hingga 25 agustus tetsebut diisi dengan berbagai pertunjukkan budaya seperti, pertunjukkan Perang ketupat, Pertunjukkan dambus dan pertunjukkan dul muluk dan berbagai pertunjukan lainnya.

Ia berharap dengan diselenggarakannya kegiataan ini dapat membangkitkan kembali minat serta kepedulian generasi yang akan datang serta Pemda setempat untuk lebih mengapresiasi akan pentingnya untuk melestarikan kebudayaan yang ada di bangka belitung.

" sekarang orang hanya berfokus pada perkembangan obyek wisata pantai, sedangkan dari segi kebudayaan kurang diperhatikan, padahal budaya merupakan salah satu faktor agar daerah dapat lebih dikenali orang di luar daerah" ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Adi Tri Saputra