Jadikan Semangat HUT RRI Sebagai Motivasi

Sungailiat – Peringatan HUT ke 69 RRI dapat dijadikan sebagai motivasi bagi jajaran penyiaran publik agar lebih aktif dan kreatif. Oleh sebab itu RRI harus terus memodifikasi segala kegiatan agar tidak menjenuhkan bagi pendengar.

Demikian saran Gubernur yang disampaikan Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat menghadiri acara peringatan HUT ke 69 RRI, di Ruang Pertemuan RRI Sungailiat, Kamis (11/9/2014).

Lebih jauh ia mengatakan, perkembangan dunia informasi semakin pesat. RRI Sungailiat harus mampu mengimbangi persaingan dengan televisi. Namun persaingan tetap dilakukan secara professional. Sebab jika melihat usia sudah 69 tahun, maka RRI sudah dewasa dan cukup matang berpikir dan bertindak.

“Seperti kita ketahui RRI merupakan salah satu alat perjuangan bangsa dalam memenangkan Proklamasi. Kiprah siarannya berkumandang dan didengarkan masyarakat pelosok negeri, bahkan sampai tingkat internasional,” katanya.

RRI harus terus berbenah. Ia menambahkan, keberadaan RRI dapat menjadi alat pemersatu bangsa. Untuk itu perkembangan RRI diharapkan tetap menjadi media elektronik terdepan dalam menyampaikan informasi secara berimbang.

Sebagai lembaga penyiaran publik, dan sesuai amanat Undang-Undang No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, jelasnya, RRI harus melaksanakan fungsinya sebagai media penerangan, penyampaian informasi, pendidikan, hiburan, kelestarian budaya dan mempererat kesatuan dan persatuan bangsa.

Selain itu RRI dituntut tetap netral, mandiri dan independen. Ia menyarankan agar angkasawan dan angkasawati di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus meningkatkan kualitas. Sebab ini sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas produk siaran yang disajikan.

“Peringatan HUT bisa memotivasi angkasawan dan angkasawati RRI Sungailiat maupun radio swasta di Bangka Belitung dalam mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa, khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” harapnya.

Sementara Achmad Bahri Nasution, Kepala LPP RRI Sungailiat menjelaskan, RRI selalu senantiasa memberikan ruang untuk melestarikan kesenian dan budaya. Hal tersebut dilakukan melalui acara pergelaran budaya. Sejumlah ruang tersebut di antaranya festival lagu, musik seperti bintang radio, pegelaran budaya berupa wayang kulit.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pendengar RRI dimanapun berada. Sebab RRI tidak mempunyai arti apa-apa tanpa pendengar dan pemerhati. Selain itu kami juga berterima kasih kepada pengisi acara, narasumber, stakeholders, pemerintah dan mitra kerja,” ucapnya.

Semua elemen masyararakat berpengaruh terhadap keberadaan RRI. Ia menjelaskan, sebab RRI telah terbantu dengan adanya pemasangan iklan dan sponsorship dalam kegiatan yang dilakukan RRI. Diharapkan kerja sama yang telah terbina ini dapat terus dilakukan dan memberi manfaat.

“Terima kasih juga atas kerja keras, cerdas dan iklasnya angkasawan dan angkasawati. Semoga apa yang dilakukan bermanfaat bagi masyarakat dan pendengar. Dirgahayu RRI, sekali di udara tetap di udara,” ungkapnya.(hzr/rf)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky | Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari