Jumlah Pernikahan Usai Dini Masih Tinggi

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menginventarisir pemicu laju pertumbuhan penduduk. Ternyata, salah satu pemicu yaitu masih tinggi pernikahan usia dini. Selain itu, hamil dan melahirkan pasangan muda tersebut tidak terencana.

“Masih tinggi jumlah perkawinan di usia muda, hamil dan melahirkan secara tidak terencana menjadi peluang terjadinya ledakan penduduk,” kata Amrullah Harun Asisten Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat saat acara Fasilitasi KB Muspida Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2015 di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (11/6/2015).

Tak hanya itu. Ia mengatakan, rata-rata seorang pasangan usia subur melahirkan dua sampai tiga anak. Kondisi ini menjadi tantangan bangsa, untuk itu perlu penanganan secara khusus, terkoordinasi dan terpadu.

Kegiatan yang digelar Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahunan keluarga pentingnya KB. Terutama dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta KB, khususnya dengan metode kontrasepsi jangka panjang.

Sebagaimana dijadwalkan, kegiatan berlangsung selama tiga bulan terhitung tanggal 20 Mei hingga 20 Agustus 2015. Sedikitnya terdapat tiga wilayah sasaran di antaranya Kabupaten Belitung, Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah. Pelaksanaan di Kabupaten Belitung telah dimulai tanggal 25 Mei 2015 dan di Kota Pangkalpinang 11 Juni 2015.

Rencananya, penutupan kegiatan ini dilakukan di Kabupaten Bangka Tengah tanggal 11 Agustus 2015. Tidak hanya memfasilitasi KB secara gratis, program ini juga memberikan pelayanan kesehatan, pemberian sembako kepada peserta KB dan bagi keluarga pra sejahtera.

Mengenai target usia sasaran merupakan pasangan usia subur dan keluarga pra sejahtera. Kegiatan ini sepenuhnya didukung TNI, tim penggerak PKK, kader KB, tokoh masyarakat dan tokoh agama. “Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi solusi mengatasi masalah kependudukan,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari