Kadis Pendidikan Minta Laporan Pertanggungjawaban Aset Secepatnya

Pangkalpinang - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Soleh melakukan pertemuan dengan seluruh Pengelola Aset SMA/SMK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terkait penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan asset. 

Kadis Pendidikan meminta agar laporan keuangan asset yang ada pada setiap SMA dan SMK se-Babel, harus diselesaikan dengan cepat, mengingat akan berakhirnya tahun 2019 dan pihak Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melakukan penutupan Kas kepada setiap OPD pada akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Soleh saat memberikan sambutan pada Bimtek Aplikasi Persediaan yang berlangsung di ruang Pertemuan SMA N 3 Pangkalpinang, Rabu (6/11).

Lebih jauh ia mengatakan, keterlambatan dalam penyampaian laporan keuangan asset pada satu sekolah saja, dapat menjadi terhambatnya kelancaraan laporan keuangan pada sekolah lainnya.

"Pihak BPKP, Inspektorat, dan Bakuda terus melakukan pemeriksaan terhadap permasalahan yang sifatnya keuangan", ungkapnya.

Kemudian saya tegaskan kepada Kepala Sekolah SMA/SMK, untuk tidak memberhentikan atau memutasikan pengelola asset yang ada pada masing-masing sekolah, karena dapat berdampak pada penyesuaian pertanggungjawaban laporan keuangan, yang seharusnya dikerjakan tepat waktu, maka menjadi terlambat.

Selanjutnya, ia berharap agar kegiatan Bimtek rekonsiliasi asset ini, dapat diikuti dengan sebaik-baiknya dan bila menemukan permasalahan, untuk segera didiskusikan dalam forum kegiatan ini, jangan sampai masalah timbul sampai berlarut-larut, sehingga dapat mengganggu kelancaran pelaporan keuangan.  

Kegiatan ini dihadiri Kepala SMA N 3 Pangkalpinang, Kasubag Umum Dinas Pendidikan Provinsi, Kasubag Perencanaan Inspektort Provinsi dan Kepala Cabang Wilayah Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 

Sumber: 
Dinas Pendidikan
Penulis: 
Meilia