Kadiskepora Suharto Lepas Sepuluh Atlet Difabel Berlaga Di Peparpenas

Pangkalpinang - Sebanyak sepuluh atlet Pelajar Difabel babel akan bertarung mengharumkan nama provinsi kepulauan Bangka Belitung, pada pekan Paralympic pelajar nasional (Peparpenas ) IX 2019, di Jakarta.
 
Kepala dinas kepemudaan dan olahraga provinsi kepulauan Bangka Belitung, Suharto, sangat mengapresi para atlet pelajar difabel, harus selalu semangat dan selalu menjunjung tinggi sportivitas, pesannya.
 
"saya merestui dan mendoakan, hari ini kalian berangkat, semoga dengan selamat dan pulang nanti membawa medali dengan selamat, jangan lupa untuk selalu berdoa", tutur Kadiskepora Suharto saat pelepasan dan memberikan arahan kepada atlet pelajar difabel Babel, kamis (07/11/2019) di ruang kerjanya diskepora Babel.
 
Kadiskepora suharto, terus memberi semangat dan berjanji kepada para atlet pelajar difabel Babel, jika ada yang berhasil meraih medali emas, maka akan mendapat bonus tambahan dari dirinya secara pribadi.
 
"jika kalian nanti berhasil meraih medali emas, ada bonus dari bapak, uang dari saya secara pribadi", janjinya. 
 
Selain itu, Kadiskepora berpesan kepada para pendamping dan pelatih atlet, agar untuk selalu mendampingi atlet secara serius, sehingga dapat pergi dan pulang dengan selamat dan berprestasi.  
 
"ini adalah atlet disabilitas, jadi perhatiannya harusnya lebih dan fokus", pesannya.
 
Saat pelepasan atlet pelajar difabel menuju Peparpenas IX yang akan dilaksanakan pada 06 - 13 November 2019 di Jakarta. Saat berfoto bersama Kadiskepora Suharto, menggendong  salah satu atlet yang paling kecil diantara atlet lainnya, yakni luthfiah Jamila (12) atlet catur tuna netra dari kabupaten Bangka. pelajar yang bersekolah di sekolah luar biasa (SLB) Negeri Sungailiat kabupaten Bangka.
 
Rasa bangga dan terharunya terhadap luthfiah Jamila (12) atlet catur tuna netra, usai berfoto bersama Kadiskepora Suharto memeluk dan mencium kening luthfiah.  sembari mengucapkan, semangat ya sayang, layaknya rasa sayang orang tua terhadap anaknya.
 
Peparpenas IX akan dilaksanakan pada 06 - 13 November 2019 mendatang di Jakarta. sedikitnya, empat cabang olahraga yang akan di ikuti atlet pelajar difabel Babel pada Peparpenas 2019 mendatang. Peparpenas akan diikuti 10 orang atlet  Babel dari empat cabor dan 5 orang pelatih.
 
Adapun sepuluh atlet pelajar difabel Babel yang akan mengikuti Peparpenas 2019, antara lain, Ardiana Suciati atlet Catur Tuna daksa dari Pangkalpinang, kedua,  Intan Anugrah Putri, Tuna daksa dari Pangkalpinang. Ketiga, luthfiah Jamila atlet catur tuna netra dari kabupaten Bangka. keempat, Syahfarul ikhsan atlet catur tuna daksa dari Pangkalpinang.
 
Kelima, Haikal Arya Nurichsan atlet bulutangkis tuna rungu dari kabupaten bangka. Untuk cabor atletik, yakni, Jeki Wahyudi atlet atletik tuna grahita dari Pangkalpinang, Nidin atlet atletik tuna grahita dari Pangkalpinang, dan Niri atlet atletik tuna grahita dari pangkalpinang.
 
untuk cabor renang, dua orang atlet yakni, Ken - Ken Sanjaya atlet renang tuna rungu dari kabupaten bangka, dan Sudian atlet renang tuna grahita dari pangkalpinang.
 
Peparpenas 2019, akan dilaksanakan di empat tempat pertandingan, antara lain, gelanggang remaja kec. Pulogadung, kedua, gelanggang remaja kec. Matraman, ketiga, GOR Soemantri brojonegoro, dan terakhir, di gelanggang remaja Jakarta timur.
 
Sahara, kepala Sekolah luar biasa (SLB) negeri Sungailiat, sangat mengapresiasi terhadap Diskepora Babel, pasalnya, keikutsertaan anak didiknya ini merupakan yang pertama kali mengikuti kejuaraan Peparpenas tingkat nasional. 
 
"Diskepora Babel telah melirik dan perhatian, sangat-sangat ada sekali perhatian dari diskepora. Ini suatu kebanggaan, penghargaan dan penghormatan kepada kita", ungkapnya dengan penuh semangat.
 
Ia berharap agar para atlet Babel dapat berprestasi di Peparpenas serta memohon doa kepada seluruh masyarakat Babel agar para atlet dapat berprestasi dan menjadi juara.
 
" Mohon doa dari seluruh masyarakat Babel, kami selaku pendidik dan juga selaku orangtua di sekolah sangat mengharapkan sekali anak didik kami ini bisa berprestasi ditingkat nasional", harapnya.
 
Tampak hadir saat pelepasan, yakni kepala bidang pembudayaan dan prestasi olahraga diskepora babel, Panji utama, kasie peningkatan prestasi olahraga diskepora babel, fudji Rudiansyah Sukma, kepala sekolah sekolah luar biasa (SLB) negeri Sungailiat, Sahara, serta para guru, pelatih dan pendamping.
Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Adits