Kadiskominfo Sudarman Bilang Lebih Baik Membangun Aplikasi Sendiri

BELITUNG TIMUR -- Sudarman Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka ingin pemerintah membangun aplikasi sendiri. Langkah ini dinilai lebih menguntungkan dari membeli aplikasi, karena selanjutnya tidak tergantung pihak lain.

"Untuk membangun aplikasi membutuhkan sumberdaya manusia ahli teknologi. Jika membangun aplikasi sendiri, lebih paham dan bisa menyesuaikan dengan keadaan di daerah," tegas Kadiskominfo Sudarman saat membuka Rakor Diskominfo se Babel, Rabu (13/2/2019).

Masih ada beberapa kesulitan penerapan aplikasi yang dibawa dari pemerintah pusat. Menurut Kadiskominfo Sudarman, hal ini dikarenakan aplikasi tidak sesuai dengan kondisi dan keadaan di daerah. Hendaknya itu menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Tahun lalu, Diskominfo Babel mendapatkan alokasi dana sekitar Rp19 miliar. Namun tahun ini turun menjadi sekitar Rp 17 miliar. Mestinya anggaran tersebut naik, untuk bisa membangun aplikasi sendiri," jelas Kadiskominfo Sudarman.

Menyinggung mengenai diseminasi informasi, Kadiskominfo Sudarman mengatakan, masih kalah dengan pihak swasta. Pengemasan infomasi oleh pihak swasta lebih hebat dari dari pranata humas. Jika mempunyai anggaran, tentunya bisa memberikan pelatihan sehingga bisa lebih baik.

"Pranata humas mesti dibekali pelatihan menulis dan keterampilan publikasi lainnya. Ini untuk menghadapi tantangan dengan adanya media sosial yang diciptakan masyarakat. Sebab untuk melawan hoax perlu literasi yang baik,"  Kadiskominfo Sudarman.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Yusrizal
Editor: 
Padli