Kadiskominfo Sudarman Ingin Pemberdayaan Pranata Humas Lebih Maksimal

PANGKALPINANG -- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sudarman ingin tahun ini pemberdayaan pranata humas lebih maksimal. Setiap kegiatan di organisasi perangkat daerah diinformasikan, sehingga masyarakat mengetahui program kerja pemerintah.

"Kita harus lebih memaksimalkan pemberdayaan pranata humas. Selanjutnya dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," kata Kadiskominfo Sudarman saat Rapat Koordinasi ASN Diskominfo mengawali tahun ini, Kamis (3/1/2019).

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat barisan dan kinerja pegawai di lingkungan Diskominfo. Sebab ke depan diharapkan proses pelayanan masyarakat lebih baik, terutama terkait tugas dan fungsi Diskominfo. Pasalnya Diskominfo merupakan instansi pembina pranata humas di daerah.

Langkah lebih lanjut, saran Kadiskominfo Sudarman, bidang terkait yang ada di Diskominfo segera mengumpulkan pranata humas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka untuk berkoordinasi. Agar informasi di dinas/instansi masing-masing bisa cepat dipublikasikan.

Jika setiap kegiatan di dinas/instansi diberitakan, kata Kadiskominfo Sudarman, tentunya banyak informasi yang bisa diketahui masyarakat. Informasi yang dikelola humas di dinas/instansi tersebut, kemudian dikirim dan dilansir juga di website pemerintah provinsi babelprov.go.id.

"Tak hanya memaksimalkan kinerja pranata humas. Sebab Diskominfo juga harus gencar memberdayakan relawan teknologi informasi. Ini upaya menghargai kinerja relawan tersebut," tegas Kadiskominfo Sudarman.

Menanggapi hal ini, Kabid IKP Diskominfo Bangka Belitung Padli menjelaskan, sudah ada rencana untuk melakukan rapat koordinasi dengan pranata humas di lingkungan pemerintah provinsi. Koordinasi tersebut untuk menciptakan sinergi pranata humas dalam melakukan pemberitaan.

"Ke depan, kalau bisa semua program pemerintah provinsi yang ada di kabupaten/kota bisa terpublikasi. Tak hanya itu, kegiatan pemerintah provinsi di tingkat pusat juga sebaiknya terpublikasi juga," kata Padli.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Editor: 
Padli