Kapolda Bangga Warga Buku Limau Rukun

Belitung Timur – Brigjen Pol Gatot Subiyaktoro Kapolda Kepulauan Bangka Belitung bangga terhadap perilaku kehidupan masyarakat Pulau Buku Limau, Manggar, Kabupaten Belitung Timur yang selalu hidup rukun. Sebanyak 1.450 orang menghuni pulau tersebut, dan hingga saat ini tidak pernah terjadi tindak kejahatan.

Selain itu, Kapolda juga mengapresiasi bantuan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur yang berperan besar menyediakan fasilitas umum bagi masyarakat setempat. Keberadaan taman buku di Pulau Buku Limau, Manggar, Kabupaten Belitung Timur diharapkan menjadi pelengkap fasilitas umum.

“Desa Buku Limau jauh dari pusat kota Beltim, kendati demikian masyarakatnya mampu hidup mandiri. Diharapkan ke depan kehidupan masyarakat desa ini menjadi lebih sejahtera,” katanya saat pencanangan Taman Baca, di Pulau Buku Limau, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (12/3/2015).

Tak hanya melakukan pencanangan taman bacaaan. Kapolda mengatakan, bersama dengan kegiatan tersebut juga terdapat kegiatan sosial taman mandiri. Dengan bermata pencaharian berkebun dan nelayan, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri.

“Kegiatan bakti sosial ini sangat berarti bagi masyarakat desa ini,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Basuri Tjahaja Purnama Bupati Belitung Timur. Ia mengatakan, pencanangan taman baca yang digagas pihak kepolisian, terutama Polres Beltim ini sangat baik. Sebab fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan anak-anak untuk menambah ilmu pengetahuan.

“Banyaknya buku yang disumbangkan, bertujuan agar anak-anak di sini menjadi cerdas. Sehingga mampu memajukan bangsa dan negara,” jelasnya.

Selanjutnya Pemerintah Belitung Timur mengharapkan dukungan Gubernur untuk membuka sekolah tinggi setara diploma. Ia menambahkan, sekolah tersebut akan membuka jurusan pertanian dan peternakan. Anak-anak Desa Buku Limau wajib sekolah, sebab Pemerintah Belitung Timur akan membantu masyarakat kurang mampu untuk bersekolah.

“Diharapkan semua masyarakat dapat bekerja sama membangun bangsa,” ungkapnya.

Sementara Mulis Kades Buku Limau mengatakan, dukungan dari pemerintah untuk membangunan daerah ini sangat berarti. Untuk selanjutnya sangat diharapkan pemerintah dapat memfasilitasi dan terus mendukung kegiatan ini secara terus menerus. Sehingga pelaksanaan kegiatan serupa berkesinambungan.

Kesempatan berdialog dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas listrik tenaga surya. Pasalnya hingga saat ini, persoalan listrik masih menjadi masalah bagi masyarakat pulau tersebut. Tak hanya itu, masyarakat juga mengharapkan ada tindakan tegas terhadap pelaku pengeboman ikan.

Penangkapan ikan menggunakan bom sangat mengganggu masyarakat nelayan desa setempat. Ironisnya, tindakan itu dilakukan oknum masyarakat luar, atau bukan masyarakat Pulau Buku Limau. Masyarakat sangat berharap persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya pihak kepolisian.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari
Fotografer: 
Fajrina
Editor: 
Huzari