Kasihan Binti Panji Jemaah Haji Tertua Asal Babel

Pangkalpinang – Tahun ini, Kasihan Binti Panji tercatat sebagai jemaah calon haji (calhaj) tertua asal Bangka Belitung. Usia jemaah asal Kabupaten Bangka Barat ini sudah mencapai 83 tahun. Sedangkan jemaah termuda yakni, Prawirata Ahmad asal Pangkalpinang. Terhitung saat pemberangkatan usia Ahmad baru memasuki 18 tahun.

H Andi M Darlis Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwilkemenag) Bangka Belitung mengatakan, kasihan Binti Panji tercatat sebagai jemaah tertua dan Prawirata Ahmad berusia paling muda. Jemaah calhaj Bangka Belitung akan diberangkatkan ke Arab Saudi dalam dua kelompok terbang (kloter). Kloter enam berjumlah 450 orang, terdiri dari 445 jemaah ditambah petugas kloter sebanyak lima orang.

“Rinciannya, jemaah asal Pangkalpinang 187 orang, Kabupaten Belitung 46 jemaah, Belitung Timur 20 orang dan jemaah Kabupaten Bangka Barat 78 orang. Selain itu terdapat 111 dari Kabupaten Bangka Tengah dan tiga orang Tim Petugas Haji Daerah (TPHP),” jelasnya saat melepas keberangkatan jemaah calon haji di Kanwilkemenag, Selasa (1/9/2015).

Pantuan Babelprov.go.id sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan masyarakat mengantarkan keberangkatan jemaah calhaj di Kanwilkemenag. Tampak petugas menutup sebagian ruas jalan untuk mempermudah perjalanan jemaah ke Bandara Depati Amir, dan kemudian berangkat menuju embarkasi bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang.

Lebih jauh Andi menjelaskan, untuk kloter tujuh berjumlah 450 jemaah. Kloter ini merupakan gabungan jemaah haji asal Bangka Belitung dan jemaah asal Sumatera Selatan. Jumlah jemaah asal Bangka Belitung sebanyak 288 orang di antaranya, 209 jemaah dari Kabupaten Bangka, 74 jemaah dari Kabupaten Bangka Selatan dan lima orang TPHP.

Menyinggung mengenai daftar tunggu jemaah calhaj, ia menjelaskan, hingga saat ini sudah 17.000 orang masuk daftar tunggu. Jika dihitung masa tunggu berdasarkan tahun, bagi jemaah yang melakukan pendaftaran sekarang ini kemungkinan bisa berangkat menunaikan ibadah haji setelah 21 tahun mendatang.

“Kendati demikian, mulai tahun ini pemerintah menurunkan biaya untuk menunaikan ibadah haji sebanyak $502 Amerika,” ungkapnya.  

Tahun kemarin biaya perjalanan jemaah haji senilai $3071. Andi mengatakan, lalu tahun ini biaya tersebut turun menjadi $2623 Amerika. Selain itu pemerintah juga memberikan fasilitas berupa penyediaan konsumsi bagi jemaah. Setidaknya selama 14 hari menjalankan ibadah, pemerintah menanggung makan siang jemaah.

“Selama ini, untuk makan siang jemaah haji selalu memasak sendiri. Namun tahun ini jemaah mendapatkan makan siang gratis dari pemerintah,” jelasnya

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Surianto