Kejurnas Voli Pasir Antar PPLP/PPLP-D/SKO se-Indonesia Resmi Di Buka

Belitung, BabelProv - Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, bersama Samsudin staf ahli menteri Pemuda dan olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI) serta wakil bupati Belitung Isyak Meirobi, membuka secara resmi kejuaraan nasional (Kejurnas) Voli Pasir antar PPLP/PPLP-D/ SKO se-Indonesia, ditandai dengan penabuhan gendang bersama.

Dalam kesempatan itu, Abdul Fatah, Samsudin dan Isyak Meirobi, ikut menari dengan menggunakan selendang bersama penari merayakan pembukaan secara resmi kejurnas voli pasir.

Wagub Abdul Fatah menjelaskan, bahwa kejurnas voli pasir merupakan program dari Kementerian pemuda dan olahraga, melalui kegiatan olahraga dan pembinaan olahraga secara berjenjang, yang di mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga ke tingkat nasional.

"Yang terpenting saat ini adalah sejalan dengan program nasional yaitu RPJM nasional tahun 2019, yaitu membangun kualitas sumber daya manusia", kata Wagub saat welcome dinner, sekaligus membuka secara resmi kejuaraan nasional (Kejurnas) Voli Pasir, selasa (20/08) malam, di gedung serba guna pemerintah kabupaten Belitung.

Lebih jauh menurut wagub Abdul Fatah, dalam membangun kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui olahraga. Didalam olahraga akan terbangun badan yang sehat dan kuat, sehingga akan terbangun jiwa yang sehat.

"didalam jiwa yang sehat akan membuahkan banyak inovasi dan kreatifitas dalam melanjutkan program-program yang dibutuhkan masyarakat yang ada di indonesia, saudara datang kesini, saudara berjuang, saudara menang", jelasnya.

Sementara itu, staf ahli Menpora Samsudin mengharapkan, dengan adanya kegiataan PPLP dapat memberikan sumbangsih yang besar terhadap atlet -atlet nasional.

"Sehingga dari sekian banyak pertandingan, mulai dari Seagames, Asian games, kemaren, saya melihat anak-anak PPLP ini sebagian mendapatkan medali di kegiataan besar tersebut, ini sangat luar biasa", ungkapnya.

menurutnya, dengan adanya atlet PPLP, tentunya akan memberikan tambahan atlet yang handal, hebat dan bagus, apabila diperkuat pelatihannya. sekitar tahun 80an katanya, Thailand belajar ke Indonesia untuk belajar bagaimana cara mendidik atlet dari usia muda, yakni dengan melihat PPLP, yang kemudian dikembangkan disana.

"Jika bicara di Asia tenggara selalu thailand, karena yang ditiru dari kita, kenapa kita sudah kalah karena keseriusan saja, cara mendidiknya hampir sama mungkin kesungguhan mendidiknya yang beda", ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Isyak meirobi, mengingatkan kepada peserta kejurnas voli pasir, jika pulang jangan lupa habiskan uangnya di Belitung, agar UMKM di Belitung bisa hidup.

"Selamat datang di Belitung negeri laskar pelangi, terima kasih Kemenpora dan diskepora pemprov babel, semoga kejurnas ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses", tuturnya.

Sumber: 
Diskepora
Penulis: 
adit
Fotografer: 
adit
Editor: 
heru