Keluarga Berperan Penting Dalam Pembentukan Karakter yang Menentukan Kualitas Bangsa

Koba – Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter dan menentukan kualitas bangsa, dimana keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai moral pembentukan individu. Hal ini yang ingin disampaikan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional ke-26 Tingkat Provinsi, yang dilaksanakan di Tugu Ikan Kota Koba, Kamis (1/8).

Inspektur Utama BKKBN pusat, Agus Sukiswo, mengatakan bahwa program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Indonesia secara kualitas dan kuantitas di Indonesia cukup menggembirakan. Diperkirakan penggunaan kontrasepsi untuk mengatur perencanaan keluarga juga sudah menjadi pilihan yang disukai sebagai metode jangka panjang mengatur angka kelahiran.

“Rata-rata usia subur wanita melahirkan dari 6,7 pada tahun 1970 menjadi 2,4 pada tahun 2018. Ini berarti rata-rata jumlah anak setiap wanita subur 2-3 orang anak,” kata Agus.

Selain itu, Ia juga mengatakan Harganas perlu untuk diperingati, dikarenakan setiap keluarga memiliki delapan fungsi keluarga, yaitu; fungsi agama, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, pendidikan, reproduksi, sosial budaya, serta fungsi lingkungan.

Dengan melalui delapan fungsi keluarga tersebut, diharapkan setiap keluarga mengetahui, dan dapat melaksanakan fungsi-fungsinya sebagai satu kesatuan untuk pembentukan karakter yang kuat.

“Apabila fungsi keluarga tersebut dilaksanakan, maka anak-anak di Indonesia akan bertumbuh dalam memiliki karakter dan kepribadian yang kuat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, pencapaian program Keluarga Berencana di provinsi Babel sudah terkendali dengan baik. Ia berharap keberhasilan pengendalian program ini dapat diiringi dengan kualitas yang lebih baik dengan meningkatkan manfaat SDM bonus demografi yang sedang berlangsung di provinsi ini.

“Dalam peningkatan kualitas SDM, program kampung KB juga merupakan salah satu program andalan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Babel saat ini sudah terbentuk sebanyak 98 kampung KB. Saya harap semua stake holder dapat bersinergi,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK provinsi kepulauan Babel, Melati Erzaldi, menyampaikan berbagai rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 30 Juli 2019, yaitu; sosialisasi kanker alat reproduksi, pemutaran film, temu kader, pelayanan KB kafetaria (dua jenis alat kontrasepsi dan Pap Smear), Bakti sosial dengan memberi santunan kepada anak yatim, pelayanan terpadu dan pengobatan gratis, gelar dagang UPTKS & UPT2K, dan deklarasi Genre.

Pada acara penringatan Harganas tersebut, Kabupaten Bangka mendapat predikat terbaik pada kategori Anugerah Kencana Tingkat Provinsi, dan PC IB Kabupaten Belitung mendapat predikat terbaik dalam Pencapaian KB MKJP Terbaik Pada Bhaksos INI KB Kesehatan 2019.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Erwin