Kenaikan Harga Jangan Melebihi HET

PANGKALPINANG--Kenaikan harga bahan pokok terus diawasi agar kenaikannya tidak melebihi Harga  Eceran tertinggi (HET) yang telah diatur dalam Permendag Nomor 59 Tahun 2018. 

“Kita bersama pihak terkait terus mengawasi ketersediaan dan harga bahan pokok penting seperti daging sapi, ayam, telur, cabe dan bahan pangan lainnya. Mengenai stabilisasi harga kami akan awasi seperti memangkas jalur distribusi, serta pedagang nakal yang menaikkan harga melebihi HET dan itu akan kami tindak tegas," kata Disreskrimsus Polda Babel sekaligus Ketua Tim Terpadu Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Indra Krismayadi saat menghadiri acara Kegiatan Pertemuan Tim Terpadu Satuan Petugas Pangan dengan pelaku usaha,  distributor pangan,  dan migas, Senin (22/4) di Hotel Bangka City.

Dikatakan Indra, untuk HET daging ayam utuh tertera Rp. 34.000, sedangkan daging sapi berada diangka Rp. 115.000, tetapi untuk Bangka Belitung ditetapkan bersama sebesar RP.120.000. 

Menurutnya, beberapa waktu lalu pihaknya telah memangkas jalur distribusi daging ayam. Ternyata lonjakan harga daging ayam disebabkan jalur distribusi melalui broker sehingga harga daging ayam itu mahal. 

Lebih jauh lagi beliau menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau harga-harga bahan pokok dengan melakukan sosialisasi bagi masyarakat maupun pedagang. 

Pihaknya bersama instansi terkait lainnya akan turun ke pasar-pasar untuk memantau harga serta di setiap pasar nantinya akan di pasang spanduk aturan HET terhadap bahan pangan tertentu seperti ayam, daging sapi dan bahan lainnya. 

“Apabila ada ditemukan pelaku pasar yang mematok harga tinggi, ini akan kita periksa apa penyebabnya dan kita cari solusinya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dia menghimbau kepada masyarakat agar bijak dalam mengkonsumsi barang dalam artian konsumsi secukupnya tidak sampai berlebihan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Imelda
Fotografer: 
Imelda
Editor: 
Mamaq