Kendaraan Bernopol Luar Daerah Terjaring Razia

PANGKALPINANG – Sebanyak 60 kendaraan bernomor polisi (nopol) luar daerah Bangka Belitung terjaring razia, Selasa (9/6/2015). Razia digelar untuk menekan penggunaan nopol luar daerah, dan mengimbau pengendara pengguna nopol luar tersebut segera melakukan pembayaran pajak di Bangka Belitung.

Gumanti Kasi Pendataan Samsat Kota Pangkalpinang Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menjelaskan, razia digelar di Kelurahan Selindung Baru. Pengguna kendaraan bernopol luar daerah yang terjaring razia diharapkan segera melakukan balik nama kendaraannya di Samsat terdekat.

“Apalagi kendaraan tersebut sudah lama dioperasikan di Bangka Belitung,” tegas Gumanti saat razia, Selasa (9/6/2015).

Toleransi diberikan kepada penggunaan kendaraan bernopol luar daerah maksimal  tiga bulan. Ia menambahkan, setelah tiga bulan pemilik kendaraan harus segera melakukan balik nama kendaraan. Razia rutin ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat membayar pajak tepat waktu dan mensosialisasikan kepada pengguna kendaraan bernopol luar daerah yang menetap agar segera balik nama kendaraan menjadi plat BN.

Sebagaimana biasanya, selain Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah beserta Samsat Kota Pangkalpinang, kegiatan ini juga melibatkan instansi terkait. Beberapa instansi tersebut yakni, Polresta, DLLAJ, Satpol PP dan Jasa Raharja. Sebanyak dua titik lokasi razia di antaranya, di Kelurahan Selindung Baru dan Jalan Mentok.

Kendaraan akan diperiksa kelengkapan surat kendaraan, pajak dan mendata kendaraan luar daerah. Ia menegaskan, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, demi menunjang pembangunan daerah. “Pengendara yang terjaring razia didata petugas dan diberikan surat pernyataan. Surat pernyataan ini bersifat imbauan,” tegasnya.

Sumber: 
DPPKAD Babel
Penulis: 
Lisia Ayu Andini
Fotografer: 
Fatwa Omaya
Editor: 
Huzari