Ketua TP PKK Melati Erzaldi Selipkan Eksplorasi Wisata Dalam Kunjungan Kerjanya

MAPUR - Lautan yang tenang, bukit Tuing yang hijau di sisi kiri pantai, dan pasir putih bersih khas Pantai Tuing Indah yang terletak di Desa Mapur, Dusun Tuing, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka adalah salah satu potensi wisata jika dijaga bersama agar tidak merusak alam. 

Hal ini dikatakan istri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi saat berkunjung ke Pantai Tuing Indah, Rabu (21/10) untuk meresmikan Pameran Virtual Produk UMKM Babel. 

Untuk menikmati Pantai Tuing Indah Melati Erzaldi yang juga merupakan Ketua TP PKK Babel ini hadir lebih cepat sebelum acara peresmian dimulai. Hal ini merupakan usahanya yang konsisten untuk mempromosikan pariwisata di Babel.

Kepengurusan Pantai Tuing Indah di bawah HKM (Hutan Kemasyarakatan) sejak oktober 2017. Di akhir 2019 pantai ini dikelola oleh Kelompok Tani Hutan Mapur Jaya Bersama hingga menjadi lebih indah dan favorit di kalangan penikmat pantai.

Pengelola pantai menjelaskan pada akhir pekan, pengunjung pantai ini mencapai 2.000 orang. 
Bahkan pantai ini sangat aman untuk pengunjung berenang di air laut. Saat pasang, kedalaman air dari bibir pantai hanya satu meter sepanjang kurang lebih 20 meter ke tengah laut. 

Diakui pengelola bahwa promosi pantai ini terkategori tidak sulit karena dilakukan secara masif oleh pengunjung setelah berkunjung ke pantai ini karena keindahannya. 

Bahkan November mendatang, kawasan ini akan melaksanakan gerakan nasional penanaman kelapa pandan wangi sebanyak 100 batang dengan peserta hingga 500 orang. 

Tidak hanya Pantai Tuing Indah, Pantai Pulau Punggur yang letaknya tidak jauh dari Pantai Tuing Indah juga menakjubkan.

"Hanya butuh waktu tempuh kira-kira 10 menit saja, kita dapat melihat pantai yang tidak kalah indah di balik hijaunya bukit Tuing di sisi kiri Pantai Tuing Indah," ungkap Ketua TP PKK Melati Erzaldi.

Selain menikmati keindahan pantai, Ketua TP PKK Melati Erzaldi juga tidak lupa menyelipkan pesan sosial untuk warga pengunjung. 

"Babel miliki potensi wisata yang luar biasa beragam. Kita harus bisa menjaganya bersama agar tidak terjadi kerusakan dan dapat dinikmati untuk waktu yang panjang," pungkasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dp
Fotografer: 
Saktio
Editor: 
Listya