KID Lakukan FGD di Beltim

Manggar – Komisi informasi daerah provinsi kepulauan Bangka Belitung hari ini Selasa 17/11/2015 di ruang pertemuan hotel OASIS, manggar mengadakan kegiatan focus group discussion (FGD) dengan pejabat pengelola informasi daerah pemerintah kabupaten Belitung dan Belitung timur.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad SH mengatakan, pelaksanaan FGD menyangkut kesiapan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) badan publik dalam menyiapkan laporan informasi dan penyamaan persepsi mengenai tatacara pelaksanaan layanan informasi.

tujuan dan maksud kami melaksanakan FGD dalam rakor hari ini selain untuk monitoring sekaligus juga guna menyamakan persepsi dan mengetahui perkembangan dan kendala yang dihadapi oleh PPID dalam perjalanan pelaksanaan layanan informasi,” ungkap Ahmad

Beberapa point yang mengemuka dalam diskusi diantaranya, peningkatan pemahaman PPID terkait tata laksana regulasi layanan informasi publik yang dimohon agar tidak menjadi sengketa informasi, pelaksanaan koordinasi antara PPID utama dengan PPID pembantu dalam pelaksanaan tugas layanan informasi yang dimohonkan, serta perlunya sosialisasi mengenai keberadaan PPID kepada stakeholder internal badan publik.

Menyikapi kondisi tersebut, Ahmad mengungkapkan secara berkesinambungan KID melaksanakan program sosialisasi dan monitoring yang akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis kepada PPID. Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan pemeringkatan terhadap layanan informasi publik yang dilakukan PPID di setiap kabupaten/kota. 

“program sosialisasi, monitoring serta bimbingan bagi PPID dalam melaksanakan proses layanan informasi dan rencana pelaksanaan bimbingan teknis bagi PPID khususnya pembekalan terkait tata cara layanan informasi yang ,pembuatan laporan informasi, klasifikasi informasi serta uji konsekuensi informasi merupakan program yang telahj dagendakan oleh KID dalam rangka penguatan PPID, ungkap Ahmad.

Sementara itu, bupati Belitung timur diwakili oleh asisten bidang administrasi dan pemerintahan, Sarjono SH dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik akan menghasilkan elemen kematangan demokrasi sehingga warga negara dapat berpartisipasi dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang baik.

Selain itu, bupati juga berharap, komitmen sungguh-sungguh pemerintah untuk memberi pelayanan public terutama dalam bidang informasi yang baik kepada masyarakat dengan tujuan agar semakin meningkatnya kepuasan masyarakat atas layanan informasi yang dilakukan oleh PPID badan publik.

“Saya meminta keterbukaan informasi publik menjadi gerakan bersama yang berdampak pada transparasi dan tata kelola pemerintahan”, ungkap Sarjono.

Usai pembukaan kegiatan, dilangsungkan pernyataan komitmen bersama seluruh peserta. Komitmen ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Keterbukaan Informasi Publik. Selanjutnya, masing-masing PPID memberikan laporan terhadap layanan informasi yang telah mereka laksanakan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani