KIM Menjadi Formula Meningkatkan Kualitas SDM

Beltim – Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), masyarakat harus mempunyai kapasitas serta kualitas di bidang masing-masing. Jika menjalani bisnis UMKM, harus menguasai peluang dan permasalahan di bidang ini. Sehingga dapat bersaing dengan masyarakat negara tetangga yang sewaktu-waktu menjalankan bisnis serupa di Indonesia. Masyarakat Indonesia harus menjadi tuan di negeri ini, untuk itu perlu menguasai informasi terkait bidang pekerjaan yang digeluti.

Demikian dikatakan Sahring Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membuka Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Guest Hotel, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (20/4/2016). “Ke depan, pemerintah tidak dapat menghalang-halangi masyarakat negara tetangga untuk menjalani usaha di negeri ini,  namun yang dapat dilakukan yaitu menyiapkan kualitas SDM,” tegasnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, sudah menjadi tugas pemerintah dan telah diamanatkan UUD tahun 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Langkah yang dapat dilakukan, membekali masyarakat dengan pendidikan dan membuka kran informasi seluas-luasnya. Sehingga masyarakat dapat mengakses semua informasi. Ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kecerdasan. Sebab jika dikelola dengan baik, informasi menjadi sesuatu yang sangat berharga.

Warga yang tergabung dalam KIM, sarannya, harus pandai memanfaatkan informasi guna meningkatkan taraf hidup. Jika dulu penyampaian, penyebarluasan  informasi masih bersifat konservatif, sekarang sudah bertransformasi dengan menggunakan sarana dan peralatan canggih. Informasi dapat diakses secara cepat, mudah dan efesien. Namun, untuk menguasai informasi secara cepat diperlukan jaringan. Karena dengan jaringan kuat, masyarakat seprofesi bisa saling bertukar informasi.

“Yakinlah, kekuatan dan penguasaan informasi dapat mengubah taraf hidup menjadi lebih baik. Kita ingin memperkuat jaringan informasi masyarakat di Kabupaten Belitung Timur. Jaringan ini terkoneksi dengan kabupaten lain se Bangka Belitung, bahkan sampai tingkat regional maupun nasional. Sebagian orang mudah mendapatkan informasi, namun kurang pandai mengolah informasi. Sehingga kurang bermanfaat dan tidak berdampak terhadap peningkatan taraf hidup,” tegasnya.

Namun KIM berbuat sebaliknya. Ia menambahkan, informasi bisa diolah agar bermanfaat bagi perorangan maupun kelompok. Media sosial merupakan sarana canggih namun dan sederhana berguna membuat jaringan informasi. Melalui media sosial, masyarakat dapat saling bertukar informasi. Gunakan sarana ini untuk berinteraksi hal-hal positif, membangun dan bermanfaat bagi kehidupan. Sebab pemeritah hanya bersifat memfaslitasi, selanjutnya masyarakat harus aktif mengaplikasi pengetahuan.

Sementara Kesumajaya Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Belitung Timur mengatakan, terdapat 39 desa di Kabupaten Belitung Timur. Namun kelompok informasi masyarakat yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini berasal dari 20 desa. Kendati demikian, sejumlah peserta sudah mewakili tujuh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur. Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini hendaknya dapat menggunakan teknologi komunikasi untuk kepentingan kehidupan.

Sudah banyak masyarakat menggunakan media sosial untuk berkomunikasi. Menurut Kesumajaya, tak jarang masyarakat sudah menggunakan internet untuk mendapatkan informasi. Karena sekarang ini, semua informasi dapat diakses melalui teknologi komunikasi. Masyarakat juga dapat menggunakan media sosial untuk memasarkan hasil produksi usaha. Semua itu menjadi bukti informasi sangat diperlukan, dan pemerintah berupaya memberdayakan masyarakat agar dapat mengolah informasi.

“Tahun 2016 akan ada kegiatan serupa, sehingga kelompok informasi masyarakat ini terbentuk secara legal. Harus dikeluarkan surat keputusan bupati terhadap keberadaan KIM. Kepala desa hendaknya dapat menggerakan masyarakat, sehingga dapat memanfaatkan KIM di lingkungannya,” harapnya.

Memperkuat Kelembagaan

Khairul Anwar Ketua Panitia Kegiatan Pemberdayaan KIM di Kabupaten Belitung timur mengatakan, maksud pelaksanaan kegiatan pemberdayaan KIM untuk memberikan penguatan. Sehingga KIM bisa melakukan aktivitas sesuai fungsi umum KIM dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Adapun tujuannya, memperkuat kelembagaan KIM sebagai pusat informasi dan meningkatkan kemampuan anggota KIM sebagai pengumpul, pengelola dan penyebaran informasi.

“Kita ingin meningkatkan pelayanan KIM bagi masyarakat dan mengembangkan kemampuan KIM dalam mengelola jaringan. Selain itu, untuk meningkatkan rasa memiliki sebagai anggota KIM dan meningkatkan semangat sebagai pelayanan informasi kepada publik,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari