KIM Pembuka Keran Informasi

Pangkalpinang – Informasi sudah menjadi kebutuhan pokok setiap masyarakat. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan salah satu wadah mengolah, menyebarkan dan penyeimbang informasi. Namun hingga saat ini keberadaan KIM belum begitu dirasakan masyarakat, padahal di Bangka Belitung cukup banyak terdapat KIM.

Berangkat dari keinginan memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggalakkan dan memaksimalkan pemberdayaan KIM. Hendra Kusumajaya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, saat ini informasi sudah menjadi ‘barang’ berharga dan menjadi ‘alat’ meningkatkan kualitas hidup.

“Untuk memperoleh dan mengelola informasi butuh partisipasi aktif dari masyarakat,” jelasnya saat membuka Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), di Ruang Pertemuan Grand Mutiara Hotel, Selasa (25/3/2014).

KIM merupakan konsep alternatif mengatasi hambatan informasi di masyarakat, terutama masyarakat pedesaan. Ia menambahkan, KIM bagian kelompok sosial masyarakat secara realitas muncul dalam komunitas kehidupan atau kumpulan individu yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat. Anggota kelompok ini mempunyai kesamaan tujuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan.

“Masyarakat perlu diberdayakan untuk mendapatkan informasi guna kepentingannya sendiri. Selain itu, untuk kepentingan kebijakan pemerintah dalam melanjutkan informasi pembangunan agar tidak terjadi kesenjangan informasi,” kata Hendra.

Lebih jauh ia mengatakan, pembentukan KIM bertujuan menemukan masalah, mendiskusikan bersama anggota kelompok, mengenali dan mencari solusi dalam memecahkan masalah tersebut. Tak hanya itu, pengambilan keputusan juga harus dilakukan bersama, dan dapat mengembangkan jaringan informasi dalam memecahkan masalah.

“KIM mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antar KIM dengan pemerintah atau sebaliknya. KIM juga mempunyai fungsi dan tugas sangat strategis mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, transparan, efektif, efesien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni, Endang Kartiwak dari Kementerian Kominfo RI dan Latip Pribadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saat menyampaikan materi Endang menjelaskan, di Bangka Belitung sudah banyak terdapat KIM, namun masih kurang diberdayakan. Karang taruna, kelompok pengajian dan kelompok sosial lainnya yang ada di masyarakat juga merupakan bagian dari KIM.

“Kelompok di masyarakat yang melakukan pengelolaan informasi dapat dikatakan sebagai KIM. Selain sebagai wahana informasi bagi masyarakat, KIM juga dapat sebagai mitra dialog masyarakat dengan pemerintah dalam merumuskan kebijakan,” jelasnya.

Aktivitas KIM di antaranya, mengakses informasi yang dibutuhkan anggota kelompok. Ia menambahkan, dalam kelompok informasi masyarakat tersebut juga terdapat diskusi informasi, mengimplementasikan serta membuat jaringan informasi. Selain itu, KIM juga menjalankan aktivitas sebagai diseminasi informasi serta menyerap aspirasi anggota kelompok.

“Agar kebutuhan informasi masyarakat terpenuhi, harus menggalakkan KIM dan membuat KIM sesuai kebutuhan kelompok masyarakat itu sendiri. Di Bangka Belitung bisa saja dibentuk KIM yang anggota kelompoknya bergerak di bidang pertambangan. Selanjutnya informasi seputar pertambangan dikelola untuk kepentingan kelompok,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Latip Pribadi. Sebelumnya ia mengatakan, guna memudahkan pembentukan KIM diperlukan revitalisasi kelompok-kelompok yang sudah terbangun di masyarakat. Perlu juga mengoptimalisasi pemanfaatan media internal dan eksternal guna mempercepat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kehadiran KIM.

“Diharapkan KIM dapat berkembang secara mandiri sebagai wahana informasi dalam masyarakat,” ungkap Latip.(rf/hzr)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari | Rizky
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari