KIM Wajib Manfaatkan IT

Manggar - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Belitung Timur diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal. Pasalnya dengan memanfaatkan IT masyarakat akan menguasai informasi yang bermuara ke kesejahteraan masyarakat itu sendiri.
 
"Teknologi informasi merupakan hal yang sangat penting, kita tidak akan bisa hidup tanpa informasi. Banyak hal yang menguntungkan jika kita menguasai informasi," ungkap Kesumajaya, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Belitung Timur saat membuka kegiatan Sosialisasi Pembentukan dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di ruang pertemuan Kantor Pemerintahan Desa, Rabu (2/12/2015).
 
Lebih jauh Kesumajaya menjelaskan penguasaan informasi dapat menambah wawasan, meningkatkan pengetahuan, terampil dan sejahtera.
 
"Beberapa waktu yang lalu Kementerian Kominfo memberikan bantuan Gadget dengan fasilitas android kepada KIM bidang perikanan di daerah Lenggang Gantong. Kemkominfo juga memberikan pelatihan penggunaan alat tersebut kepada para nelayan dengan fitur meramal cuaca, mendeteksi lokasi ikan," paparnya.
 
Menurut Kesumajaya, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Belitung Timur sudah lama lahir. Kendati belum dibuat SK-nya, Dishubkominfo Belitung Timur akan mendorong KIM yang telah ada agar lebih optimal memberikan layanan informasi dan nilai tambah.
 
"Keberadaan KIM dapat menjadi agen pemerintah. Selain itu dengan membentuk KIM dapat memberikan nilai tambah untuk masyarakat," harapnya. 
 
Jon Saragih Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan komunikasi dalam aktivitas KIM sangat penting. 
 
"KIM merupakan wadah untuk berdiskusi, mencari solusi-solusi atas segala persoalan yang terjadi dalam masyarakat," katanya.
 
Selain itu Jon juga menekankan peningkatan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat dapat memberikan nilai tambah untuk masyarakat. Mengingat nilai tambah Jon mengharapkan masyarakat harus aktif dan kreatif dalam mengelola produk lokal yang ada.
 
"Misalnya Sukun selain dibuat keripik bisa diolah menjadi produk lain atau bahkan sebagai makanan substitusi atau pengganti beras. Masyarakatpun mulai dapat menanam dihalamannya masing-masing," paparnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Surianto Pranata Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan tips mengolah dan mengemas informasi yang didapatkan dari pemerintah dan dibagikan ke masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai media dan cara.
 
"Informasi tentang lowongan pekerjaan, misalnya Polisi, PNS, dll dapat disebar melalui papan pengumuman desa, balai desa, blog, media sosial dll. Bahasanya pun disesuaikan dengan bahasa masyarakat setempat," ungkapnya.
 
Lebih lanjut Surianto menjelaskan pemanfaatan teknologi informasi efektif terkait KIM dapat dilakukan dengan menggandeng relawan TIK yang ada di Belitung Timur.
 
"Bagaimana cara petani, nelayan memberikan informasi-informasi harga ikan, harga lada, gabah dengan cepat melalui media sosial," paparnya.
 
Surianto juga mengungkapkan kepada peserta bahwa KIM yang dianggap aktif dan berhasil memanfaatkan teknologi informasi di Provinsi Bangka Belitung saat ini adalah KIM Merah Putih dari Kabupaten Bangka Selatan. KIM ini dinilai sudah dapat meningkatkan nilai ekonomis.
 
"KIM Merah Putih dapat kita jadikan contoh keberhasilan masyarakat yang aktif dan kreatif. Mereka sudah memproduksi sirup kelapa dan sudah dijual melalui media sosial," tutupnya.
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Fajrina Andini
Fotografer: 
Suci Lestari