KNPI Aceh Ikut Meramaikan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Babel

Pangkalpinang - Secara global rasa nasionalisme bagi keanggotaan KNPI sudah pasti ada pada saat bergabung. Secara otamatis nasionalisme terpatri dalam diri masing-masing bahwa siapapun kita, dari mana asal kita, kita adalah satu Indonesia, harga mati pula untuk menjaga keutuhan NKRI menurutnya. 

“Sebagai pemuda,  jangan pernah merasa disintegrasi (tidak bersatu padu) karena kita adalah satu Indonesia” kata Zulfan KNPI Aceh disela-sela acara penanaman pohin mangrove di Pantai Keranji Baskara Bakti, Rabu (28/10/15).

Lebih jauh Zulfan menjelaskan bahwa KNPI berfungsi juga sebagai wadah bergabungnya para pemuda bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Seperti yang diungkapkan oleh zulfan bahwa di Aceh, hampir 80 persen keanggotaan KNPI terdiri dari para pemuda berusia dibawah 30 tahun. Hal ini menegaskan bahwa KNPI tidak lagi mengacu kepada undang-undang yang mengatakan bahwa usia pemuda yang dimaksud adalah 16 hingga 40 tahun, tetapi mengutip peraturan pemerintah yang baru , bahwa usia pemuda adalah 16 hingga 30 tahun. 

Menanggapi rangkaian acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda hingga di hari ke dua, sejak Zulfan tiba di Pangkalpinang hingga Penghijauan di Pantai Keranji Desa Baskara Bakti mengakui manfaatnya, walaupun beberapa pemuda mengatakan bahwa jika sudah berjas biru kemudian tidak lagi melihat kepada masyarakat.

"Kenyataannya tentu tidak seperti itu, bahkan kami berharap seluruh teman-teman pemuda untuk bisa bersama-sama ambil andil, minimal untuk diri sendiri kemudian untuk masyarakat," tegasnya.

Disinggung tentang program KNPI secara nasional,  Zulfan mengatakan sepengatuhannya agenda terdekat adalah Rapat Kerja KNPI saja, selebihnya akan menyusul agenda-agenda lain jelasnya. Sedangkan untuk Aceh sendiri, saat ini sedang berlangsung agenda yang serupa dengan yang ada di Babel, seperti Upacara, Donor Darah dan lain-lain.

Generasi muda dewasa ini begitu menghawatirkan, kebebasan menggunakan kemajuan teknologi seperti media social, penyalahgunaan narkoba dan sebagainya ini merupakan hal negative. Cara KNPI Aceh menyikapi dengan menggiatkan beberapa kegiatan seperti pelatihan life skill untuk menutup kemungkinan timbulnya pengangguran.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu alasan penyalahgunaan narkoba terjadi akibat pengangguran," ungkap Zulfan.

Harapan Zulfan, KNPI Aceh yang kerap melaksanakan life skill dengan sasaran para pemuda ini, ingin agar para pemuda mendapatkan solusi agar tidak menganggur. Selain itu pembekalan landasan agama juga diharapkan mampu menjadi control pemuda-pemuda Indonesia, seperti yang dilakukan oleh KNPI Aceh. “ KNPI Aceh juga sering mengadakan pengajian bersama pemuda” jelas Zulfan.

Apresiasi tinggi juga disampaikannya saat diwawancarai, Zulfan mengatakan bahwa KNPI Babel bahkan masih menjunjung tinggi nilai budaya lokalnya, terlihat dari rekor MURI Konser 87 Pemain Dambus Bangka yang dibuat dalam rangkaian acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Suci Lestari