Kota Muntok Miliki Modal Bagi Pengembangan Pariwisata

Muntok - Kegiatan Homestay dan Workshop Oldtown 2015 yang diselenggarakan selama dua hari, tanggal 11-12 September 2015 di Kota Muntok secara resmi ditutup, Sabtu malam (12/09/2015). Kebersamaan dan semangat dalam pelaksanaan homestay menjadi modal dalam kemajuan pariwisata.

"Persatuan dan semangat dari berbagai elemen masyarakat merupakan modal penting dalam pengembangan pariwisata kota tua di Muntok," kata Hari Untoro, staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata dalam sambutannya saat menutup Kegiatan IMT-GT Homestay Fair dan Workshop Old Town di Muntok, Selasa (12/09).

Hari juga memberikan apresiasi semangat atas kebersamaan yang tinggi yang dibangun oleh Pemerintah Kab Bangka Barat.

Lebih jauh Hari mengatakan Kota Muntok sangat kaya, bukan hanya dari timah dan lada saja melainkan dari keramahan masyarakatnya serta kekayaan budaya.

"Muntok kaya sekali. Selain potensi timah dan lada yang dihasilkan, Muntok juga memiliki keramahan masyarakat dan potensi kekayaan budaya yang sangat tinggi," ujar Hari.

Sementara, Zuhri M Syazali Bupati Bangka Barat dalam sambutannya mengatakan semangat kekeluargaan dan kebersamaaan selama dua hari pelaksanaan IMT-GT Homestay dapat mengatasi rasa kecemasan dan kekhawatiran kami dalam penyelenggaraan acara ini.

"Ini merupakan pengalaman pertama bagi kota Muntok menjadi tuan rumah dan menyelenggarakan acara seperti ini," ujar Zuhri.

Zuhri mengharapkan melalui acara homestay fair dan workshop old town ini menjadikan Kota Muntok sebagai bagian pengembangan destinasi wisata.

"Moga kedepan, Muntok menjadi bagian pengembangan salah satu daerah destinasi wisata di Indonesia," harapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Karina
Fotografer: 
Karina