KUPA dan PPAS-P APBD Sebesar Rp2,39 Triliun

Pangkalpinang – Anggaran belanja pada KUPA dan PPAS-P APBD 2016 disepakati sebesar Rp2,39 triliun. Anggaran ini mengalami penurunan senilai Rp41,58 miliar. Belanja daerah menurun 1,7 persen dan Silpa tahun sebelum Rp337 miliar. Namun pendapatan mengalami peningkatan sebesar Rp44,42 miliar atau naik sebesar 2,2 persen.

Demikian dikatakan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung setelah menandatangi nota kesepahaman tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA PPAS-P) APBD provinsi tahun 2016, di ruang Banggar DPRD Kepulauan Bangka Belitung,  Rabu (10/8/2016).

Perubahan ini karena mempertimbangkan terjadinya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi-asumsi pada KUA PPAS 2016. Rustam menjelaskan, perubahan ini dilakukan karena ada pergeseran anggaran pada APBD 2016. Namun bisa juga terjadi karena keadaan yang menyebabkan saldo lebih tahun sebelumnya digunakan dalam tahun berjalan.

Dana Silpa sebelumnya Rp423,7 miliar, ternyata mengalami penurunan sebesar 20,30 persen atau sebesar Rp86 miliar. Menurutnya, karena asumsi itu dilakukan pergeseran anggaran. KUPA-PPAS perubahan ini nanti menjadi sarana dan arah kebijakan pemerintah provinsi dalam satu tahun anggaran. Selain itu, sebagai petunjuk dan ketentuan umum kesepakatan sebagai pedoman penyusunan RAPBD-P tahun 2016.

"Semoga kesepakatan itu menjadi cerminan dari sinergi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD yang pada akhirnya terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung," harap Gubernur.

Sementara Didit Srigusjaya Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, KUPA dan PPAS-P ini sudah dibahas dewan dengan melibatkan Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. "Nota kesepakatan KUPA dan PPAS-P merupakan kesepakatan bersama dan menjadi landasan menyusun anggaran perubahan," jelas Didit.

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra