Laksmi Abdul Fatah Pimpin BKOW,  Melati Erzaldi Titip Harapan

PANGKALPINANG -- Laksmi Abdul Fatah dipercaya menjabat Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2019-2023. Diharapkan kepemimpinan Laksmi Abdul Fatah bisa membangkitkan BKOW, sehingga lebih eksis.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi mengatakan, selama ini BKOW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung vakum. Adanya ketua dan anggota pengurus baru, pastinya punya semangat baru. Sehingga BKOW Babel bisa lebih eksis. 

"Ibu-ibu pengurus organisasi kewanitaan agar dapat selalu mensupport kegiatan yang akan dilaksanakan," saran Melati Erzaldi saat menghadiri Musda BKOW, di Hotel Puncak, Jumat (14/12/2018).

Kedatangan Melati Erzaldi ke lokasi musda bertepatan dengan kegiatan Pembinaan Organisasi Perempuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia mengapresiasi semangat peserta mengikuti Musda BKOW dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Agenda pertama BKOW yaitu peringatan Hari Ibu. Melati Erzaldi menekankan, peringatan Hari Ibu bukan hanya tugas DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saja. Pasalnya itu menjadi tugas semua pihak yang bermitra dengan DP3ACSKB. 

"Saya yakin teman-teman di BKOW ini berniat sama-sama membangun Bangka Belitung. Organisasi BKOW ini merupakan salah satu rumah organisasi kita untuk bergabung, berkumpul dan memberikan aspirasi," kata Melati Erzaldi.

Selanjutnya Melati Erzaldi menjelaskan, bersama BKOW perempuan bergerak bersama dalam pembangunan. Sebab perempuan punya porsi sama dalam konteks membangun Bangka Belitung.

"Kita berkolaborasi bersama saling mendukung dan bukan saling menjatuhkan. Mudah-mudahan BKOW bisa bermitra dengan DP3ACSKB, menjalankan bersama beberapa program ke depan," saran Melati Erzaldi.

Hal senada disampaikan Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti. Menurutnya, DP3ACSKB instansi pembina organisasi perempuan. DP3ACSKB akan memfasilitasi BKOW menjalankan program-program.

Ada dua kata kunci berorganisasi. Pertama, kata Susanti, walau berbeda-beda namun merupakan kekuatan luar biasa yang bisa meningkatkan kapasitas, membangun diri melalui organisasi ini, berkemampuan dan mandiri. 

"Kata kunci kedua, bekerja sama, bersinergi, saling mengisi. Semoga perkumpulan ini membuat kita semakin kuat, indah, semakin bisa berbuat, dengan disiplin, komitmen dengan jiwa ikhlas kita mulai bekerja," sarannya.

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
Lisia Ayu
Fotografer: 
Tasya Eliani
Editor: 
Huzari