Lalu Agus: Hindari calo dalam pengurusan sertifikasi tanah

Pangkal Pinang (7/10) - Pesan tersebut yang disampaikan Bapak Lalu Agus Kabag Tata Usaha Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada saat Press Conference yang dilaksanakan di Media Center Gedung Serba Guna.

“Pengurusan yang lama, proses yang berbelit-belit, biaya tinggi merupakan anggapan masyarakat dalam proses pengurusan sertifikat tanah, maka dari itu pihak BPN terus melakukan pembinaan kedaerah khususnya kedalam internal, agar BPN dapat melayani masyarakat dengan transparan, baik itu waktu, persyaratan dan biaya” sambut Lalu Agus yang mewakili Kepala Kanwil BPN Prov Babel.

Lalu Agus mengharapkan agar masyarakat melakukan pengurusan sertifikasi tanah langsung kekantor BPN tanpa melalui pihak ketiga atau calo. Masyarakat hanya perlu menyiapkan bukti-bukti (surat-surat) kepemilikan tanah, PBB dan identitas diri, untuk kemudian membawanya langsung ke kantor BPN kota atau kabupaten dan diserahkan ke loket. Apabila seluruh persyaratan sudah lengkap pemohon akan diterima diloket dan dikenakan biaya administrasi untuk pengurusan sertifikasi tanah tersebut. Lama pengurusan sertifikasi tanah kurang lebih memakan waktu 3 bulan, tambah Lalu Agus pada saat press conference yang dihadiri para wartawan.

Menyikapi stigma masyarakat bahwa program sertifikasi tanah gratis tapi bayar, Lalu Agus menjelaskan “Proses yang dilakukan di BPN baik itu dari pengukuran tanah, penelitian sampai ke penerbitan sertifikat tanah itulah yang  gratis, tapi masyarakat mempunyai beberapa tanggung jawab seperti pengurusan surat tanah dikelurahan/kecamatan, patok beton serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk tanah yang terkena biaya tersebut. Untuk itu pihak BPN mengarahkan kepada para penyuluh untuk menjelaskan sejelas-jelasnya kepada masyarakat.” lanjut Lalu Agus.

Pada Press Conference Lalu Agus menyampaikan, pada tahun 2013 BPN mempunyai berbagai macam program salah satunya legalisasi aset. Legalisasi aset ini merupakan pensertifikatan tanah secara massal, baik itu melalui prona maupun pendistribusian tanah. Dari target 7000 bidang tanah, sudah terlaksana 100% pada akhir september 2013.

Press Conference ini merupakan kegiatan rutin yang akan dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Babel dan disiarkan secara langsung melalui Info Radio 97,6 FM. Pada kesempatan ini, press conference di moderatori oleh Huzari staf dari Dinas Kominfo Provinsi Babel.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Rizky