Makam Pawitralaya Peristirahatan Terakhir Gubernur

Pangkalpinang - Sekitar pukul 10.45 WIB jenazah Eko Maulana Ali Gubernur Kepulauan Bangka Belitung merapat di rumah duka, Mahligai Serumpun Sebalai Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (30/7/2013). Pelayat sudah memenuhi halaman rumah dinas di Jalan Pulau Mindanau, Kelurahan Airitam, Pangkalpinang untuk menyambut kedatangan jenazah.

Jenazah diberangkatkan dari Jakarta menggunakan pesawat khusus maskapai Sriwijaya sekitar pukul 09.00 WIB. Almarhum meninggal dunia di rumah sakit MMC Jakarta akibat penyakit gagal ginjal yang dideritanya. Setelah disemayamkan di rumah duka, kemudian sekitar pukul 11.15 WIB jenazah dibawa ke Masjid Jami Pangkalpinang untuk disalatkan.

Pantauan Babelprov.go.id sekitar pukul 12.00 WIB, lokasi Makam Pahlawan Pawitralaya sudah dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Suasana hujan tak membuat surut keinginan warga untuk mengantarkan jenazah orang berpengaruh di Bangka Belitung ini ke peristirahatan terakhir.

Arus lalulintas kendaraan di ruas Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Bangka Tengah, tepatnya di depan lokasi makam tampak lancar merayap. Sisi-sisi jalan makam dipenuhi kendaraan para pelayat. Usai disalatkan, sekitar pukul 13.00 WIB kendaraan pembawa jenazah dan rombongan sampai di lokasi pemakaman.

Suasana hikmat mewarnai prosesi pemakaman. Zulkifli Hasan Menteri Kehutanan RI bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman tersebut. Prosesi pemakaman dimulai dengan pembacaan profil Eko Maulana Ali selama hidup. Almarhum merupakan sosok putra daerah yang berprestasi, baik dalam karir di militer maupun di birokrasi sebagai kepala daerah. Berbagai penghargaan diraih almarhum selama menjalani pekerjaannya.

"Bersama dengan proses pemakaman ini, kami serahkan jasad almarhum ke bumi pertiwi," kata Zulkifli.

Prosesi pemakaman tak berlangsung lama. Usai tembakan salvo sebagai tanda penghormatan terakhir dan jenazah dimakamkan, sekitar pukul 14.00 WIB pemakaman selesai. Selamat jalan bapak kami, panutan kami, pimpinan dan tokoh masyarakat Negeri Laskar Pelangi. (hzr/rizky/adits/an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra | Surianto
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari