Maras Taun Moment Melestarikan Seni Budaya Belitung

Selat Nasik – Sahani Saleh Bupati Belitung berharap pelaksanaan acara Maras Taun tidak hanya berpusat di Selat Nasik. Sebab rangkaian acaranya bisa dilaksanakan di setiap kecamatan, sehingga setiap kecamatan di Belitung bisa menampilkan budaya, adat dan seni daerah.

"Ke depan pelaksanaan rangkaian acara Maras Taun saya harap tidak hanya di Selat Nasik. Namun untuk acara puncaknya dilaksanakan di Selat Nasik," ujar Sahani saat menghadiri acara adat Maras Taun, di rumah adat Tanah Tambun, Selat Nasik, Minggu (26/4/2015).

Kegiatan Maras Taun merupakan acara adat dan budaya yang harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Ia menambahkan, agar seni dan budaya masyarakat Belitung, khususnya masyarakat Selat Nasik tetap lestari dan tidak punah. Selain lestari, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

“Ini bisa menjadi destinasi wisata, baik wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Sahani.

Pantauan Babelprov.go.id, acara puncak perayaan Maras Taun menampilkan upacara adat pernikahan masyarakat Selat Nasik tempo dulu. Pernikahan masyarakat Selat Nasik tersebut melalui beberapa tahapan dan prosesi di antaranya, pantun bersambut, mandi besimbor, ngerintang benang dan berlari bersama.

Selain itu dilakukan pemotongan lepat gede –makanan dari ketan berbungkus daun kelapa berukuran besar–, seberat 188 Kg. Pemotongan lepat tersebut secara bersama-sama dilakukan bupati Belitung, staf ahli gubernur dan ketua DPRD Kabupaten Belitung.

Robet Horison Camat Selat Nasik menambahkan, sudah 12 kali acara adat Maras Taun digelar, dan pelaksanaannya dimulai sejak tahun 2004. Pelaksanaan Maras Taun kali ini dimulai tanggal 20 April 2015, dengan menggelar beragam acara pentas seni budaya adat masyarakat seperti tari Campak, musik melayu, Beripat Beregong, dan Dul Muluk.

“Pelaksanaan Maras Taun merupakan bentuk syukur dari masyarakat Mendanau terhadap rizeki dari Allah. Saat puncak kegiatan, masyarakat memanjatkan doa supaya mendapatkan hidayah, kemakmuran serta limpahan rizeki,” paparnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Chandra
Fotografer: 
Chandra | Khairul
Editor: 
Huzari