Masyarakat Harus Terampil Mengolah Usaha

Pangkalpinang - Keterampilan manajemen masyarakat dalam mengolah usaha, mengembangkan kreativitas dan inovasi kerja diharapkan dapat meningkatkan pendapatan desa. Salah satu langkah yang dapat dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam. Sehingga dapat mengatasi kondisi perekonomian yang kurang menguntungkan seperti sekarang ini.
 
Demikian dikatakan Syaifuddin Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saat kegiatan Bimbingan Teknis Keterampilan dan Pengelolaan Usaha Ekonomi Keluarga di Pedesaan, Hotel Puncak (28/9/2015). Sebanyak 40 peserta dari kalangan pelaku usaha pendampingan dinas/instansi/ badan kabupaten/kota se provinsi mengikuti kegiatan tersebut.
 
“Kondisi perekonomian yang kurang menguntungkan ini terjadi di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, diharapkan pelaku usaha yang ada di desa berperan aktif,” jelasnya.
 
Program pengembangan usaha ekonomi desa, jelasnya, menitikberatkan pada upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai motor penggerak. Sekaligus pelaksana dan pengelola usaha ekonomi desa baik yang melebur dalam bumdes, pasar desa maupun kewirausahaan ekonomi masyarakat. Semua itu upaya peningkatan pendapatan pemerintah desa dan masyarakat yang dilaksanakan secara transparan, demokratis akuntabel, partisipatif, dan berkelanjutan.
 
Lebih jauh ia menjelaskan, tujuan pembentukan dan pengelolaan Usaha Ekonomi Desa (UED) untuk penguatan kelembagaan. Selain itu, sebagai penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro yang ditujukan untuk mendorong dan meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan se Bangka Belitung.
 
Strategi peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat berbasis tipologi desa. Ia menambahkan, ini diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi di desa untuk memanfaatkan peluang pasar. Dalam pengembangan usaha ekonomi pedesaan, difokuskan kepada penataan dan koordinasi ke kabupaten/kota.
 
“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh stakeholder yang ada dapat menjadi motor penggerak bagi kegiatan pengembangan dan penguatan kelembagaan usaha ekonomi desa di wilayah masing-masing kabupaten/kota,” ungkapnya.
 
Sumber: 
BPMPD Prov Kep Babel
Penulis: 
Ratna Kusuma Dewi
Fotografer: 
Ivan