Melalui Program KKBPK Wujudkan Keluarga Kecil Sejahtera


Sungailiat -- Meningkatnya jumlah anak ideal yang ingin dimiliki merupakan indikasi bahwa pelembagaan dan pemberdayaan keluarga kecil bahagia dan sejahtera perlu diperkuat lagi terutama bagi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
Peningkatan kualitas keluarga kecil yang sejahtera akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitaa SDM, dan tentunya akan mempermudah kita dalam mewujudkan generasi yg sehat, cerdas, dan berkualitas. Hal ini harus didukung dengan komunikasi yang baik, kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan keluarga.   
  
“Membuat perencanaan keluarga dengan baik, mencurahkan perhatian pada anak-anak kita, dan menanamkan ahklak serta memperkuat daya tahan keluarga agar terhindar dari pengaruh yang destruktif sehingga tujuan keluarga kecil yang sejahtera dapat tercapai," ujar Rofiko Mukmin Staf Ahli Gubernur Bidang Pertambangan dan Lingkungan Hidup saat membacakan sambutan Gubernur Babel pada acara penutupan KB Muspida Babel di halaman Kantor Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan Kabupaten Bangka, Sabtu (27/09/2014).
Ia juga menyatakan bahwa dirinya menaruh perhatian yang besar terhadap kesejahteraan keluarga, dimana upaya untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera harus dilandasi dengan komunikasi yang baik, kasih sayang dan kebersamaan. 
Lebih jauh Rofiko mengatakan dengan kegiatan Fasilitasi KB Muspida ini diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi keluarga-keluarga kita, sekaligus juga mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dengan demikian, keluarga akan mendapatkan informasi akurat yang dibutuhkan dalam rangka memperluas wawasannya tentang kebijakan pemerintah dalam pembangunan keluarga sejahtera, serta memperkuat komitmen Muspida Provinsi Babel dan Kab Bangka dalam mensukseskan program KB Muspida ini.
Pada kesempatan itu, Rustamsyah Wakil Bupati Kabupaten Bangka menjelaskan, Pencapaian Program KB di Kabupaten Bangka, angka rata-rata kelahiran total per 1000 wanita 2,6 berdasarkan hasil susenas 2012, artinya satu orang wanita subur rata-rata 2- 3 orang anak.
Ditambahkannya, Pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi (cpr) 65,9 % berdasakan sussenas tahun 2012. Sedangkan Pasangan usia subur yang butuh pelayanan tetapi belum mendapatkan pelayanan (unmet need) 14 % berdasarkan mini survey tahun 2013, ungkapnya.
"Peserta KB baru nampaknya belum diimbangi dengan upaya pembinaannya. Kesertaan KB cenderung stagnan dan dampaknya angka kelahiran tidak berubah," jelas Rustamsyah.
Menurut Rustamsyah, jika kita melihat hasil mini survey dan susenas maka kita menghadapi tantangan yang berat untuk meyakinkan masyarakat bahwa program kependudukan KB dan pembangunan keluarga (KKBPK) akan mempunyai dampak yang sangat komplek trhadap kesejahteraan masyarakat.
"Pembinaan program KKBPK perlu mendapat perhatian serius" tegasnya.
Sementara itu Rakhmawaty, selaku ketua panitia, mengatakan Kabupaten Bangka merupakan kabupaten terakhir dari empat tempat yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini. Tiga kabupaten sebelumnya telah kita laksanakan, Kab Belitung Timur pada bulan Agustus, Kab Bangka Selatan dan Bangka Barat pada minggu-minggu kemaren bulan september 2014.
Lebih lanjut Rakhmawaty menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk, meningkatkan komitmen dan kepedulian pemerintah daerah dalam mewujudkan dan mensukseskan revitalisasi program keluarga berencana, meningkatkan pemahaman dan pengetahuan keluarga akan pentingnya KB, meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta KB, serta meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam upaya membangun keluarga kecil bahagia sejahtera. 
Seusai memberikan sambutan, Rofiko didampingi Wakil Bupati Bangka dan Forkominda Kabupaten Bangka, serta Kepala BPPKBPA, memukul gong menandai kegiatan Fasiltasi KB Muspida resmi ditutup.
Dalam kegiatan ini pula, BPPKBPA dan Bupati Bangka menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai untuk para akseptor KB metode kontrasepsi jangka panjang dan keluarga pra sejahtera. Setelah itu rombongan meninjau kegiatan pelayanan KB IUP dan Implan yang berlangsung di halaman Kantor Keluarga Berencana Bangka. (adits/*an).
 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra | Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra