Melantik TP PKK Belitung, Melati Erzaldi Sampaikan Empat Poin Penting

PANGKALPINANG -- Sebanyak empat poin penting disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi saat melantik TP PKK Belitung, Senin (31/12/2018). Salah satu poin tersebut yakni, selain menjadi istri harus mampu menjadi mitra kerja pemerintah.

Peran kepala daerah luar biasa. Melati Erzaldi menyakinkan, begitu juga dengan peran seorang istri kepala daerah. Sebab istri kepala daerah bisa menjabat dan menjalani pekerjaan bermacam-macam, seperti ketua TP PKK, ketua Dekranasda dan Bunda PAUD.

"Saya berharap pengurus PKK di tingkat provinsi maupun kabupaten bisa menjadi mitra gubernur maupun bupati," tegas Melati Erzaldi saat Pelantikan TP PKK, Ketua Dekranasda dan Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Belitung, Senin (31/12/2018).

Artinya, jelas Melati Erzaldi, tidak hanya sebagai istri, tapi mampu menjalankan peran sebagai mitra dan teman diskusi suami selama menjabat sebagai kepala daerah. Karena PKK merupakan mitra pemerintah yang bisa diandalkan dan ini luar biasa.

Begitu juga ketika menjalankan peran sebagai Ketua Dekranasda. Melati Erzaldi berharap ketua Dekranasda di Kabupaten Belitung bisa terus mengangkat dan memajukan produk kerajinan yang ada di daerah. Apalagi Bangka Belitung sudah menjadi destinasi favorit.

"Ini harus didukung dengan berkembangnya produk-produk kerajinan di daerah," ungkap Melati Erzaldi di Gedung TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Karena istri kepala daerah juga menjabat sebagai Bunda PAUD, kata Melati Erzaldi, maka perlu membantu mensosialisasikan pendidikan anak usia dini. Sebab terkadang orang tua tidak paham pentingnya peran pendidikan anak usia dini.

Sampai saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mempunyai satu PAUD di setiap desa. Bahkan ada desa yang mempunyai lebih dari dua PAUD, namun Bunda PAUD dapat menginformasikan pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah.

"Pendidikan juga menjadi tanggung jawab orang tua di rumah. Sekarang kita menuju provinsi layak anak, kemudian menyusul kabupaten layak anak. Hendaknya terdapat program menuju daerah layak anak," saran Melati Erzaldi.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari