Mengaet Masyarakat Menangkis Informasi Hoax, KIM Solusinya

BANGKA BARAT -- Seiring berkembangnya teknologi komunikasi membuat penyebaran informasi menjadi semakin cepat. Kecepatan penyebarluasan informasi seakan tak terbendung, sehingga sulit membedakan informasi benar dan hoax. KIM menjadi salah satu formula membentengi masyarakat dari informasi hoax.

Asisten I Setda Kabupaten Bangka Barat Muhammad Soleh mengatakan, informasi sudah menjadi kebutuhan masyarakat. KIM menjadi salah satu cara agar masyarakat mendapatkan informasi berkualitas. Keberadaan KIM hendaknya dapat menjadi mitra dialog pemerintah. 

"Untuk itu, perlu pembinaan KIM agar masyarakat pengelola informasi dapat meningkatkan pengetahuan," kata Soleh saat membuka Kegiatan Pembinaan Peranan KIM, di Ruang Pertemuan Rumah Kebun, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (25/4/2019).

KIM bisa menjalankan peran menginformasikan pembangunan. Soleh mengharapkan masyarakat anggota KIM mengelola informasi untuk dan berdampak terhadap peningkatan taraf hidup. Ada pepatah, jika ingin menguasai dunia maka kuasai informasi.

"Informasi butuh diklarifikasi dan dikonfirmasi. Ini salah satu peran KIM untuk mengkaji, mengklarifikasi informasi hoax. Teknologi membuat dunia tanpa batas, lalu KIM sebagai sarana diskusi dan mitra pemerintah mengelola informasi," harap Soleh.

Saat menyampaikan materi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Barat Muhammad Kaidi SE menjelaskan mengenai informasi boleh diakses dan dirahasiakan. Pemerintah harus menyediakan informasi yang menjadi hak masyarakat. Namun informasi ini terlebih dahulu diolah sebelum diakses masyarakat.

"OPD harus memberi informasi yang boleh diakses masyarakat. Informasi sangat penting, karena bisa mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi. Namun sebaliknya, informasi juga bisa membuat kondisi tidak kondusif," kata Kaidi.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Editor: 
Padli