Minimalisir Pelanggaran Wajib Pajak

Pangkalpinang – Pelanggar perda di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih marak. Terutama di sektor pajak dan retribusi. Indikator persoalan tersebut yakni, belum maksimalnya angka penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini.

Syahruddin Sekda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, sudah tugas PPNS untuk menyelesaikan permasalahan itu. Sebab PPNS sebagai pejabat berwenang melakukan tindakan hukum yang harus berani memproses setiap pelanggaran.

"Agar penegakan hukum maksimal, jumlah PPNS yang tersebar di SKPD se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus efektif,” jelasnya saat menyampaikan materi dalam Rapat Koordinasi Satpol PP dengan PPNS Kepulauan Bangka Belitung, Senin (16/11/2015).

Lebih jauh ia menjelaskan, paling tidak ada dua PPNS di setiap SKPD. Hal ini mengingat masing-masing SKPD memiliki permasalahan hukum beragam dengan tingkat kesulitan berbeda. Saat ini baru ada 27 PPNS di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sejumlah PPNS tersebut sudah secara resmi dilantik dan memiliki kewenangan penuh. Ia menambahkan, sisanya masih menunggu antrean diklat PPNS di Mega Mendung sebagai salah satu syarat pengangkatan sebagai PPNS.

Selaku Ketua PPNS Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syahruddin menegaskan perlu adanya laporan setiap tugas yang dilakukan PPNS. Sehingga bisa menjadi bahan evaluasi dan perencanaan program PPNS selanjutnya.

“Apakah perlu alokasi anggaran untuk penyidikan. Apakah butuh PPNS baru dan itu menjadi tugas BKD untuk mengakomodirnya,” ungkapnya.

Sebanyak tujuh PPNS Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai melakukan pembinaan dan pembenahan. Kegiatan penata kelolaan sekretariat PPNS sudah dilakukan secara rutin. Begitu pula tentang tupoksi PPNS yang semakin gencar disosialisasikan.

"Jumlah PPNS harus memadai. Sekretariat PPNS sudah terbentuk beberapa waktu lalu, kinerja PPNS dapat lebih meningkat dan efektif. Sehingga mendorong peningkatan PAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung." Harapnya.

Sumber: 
Satpol PP Provinsi Kep Babel
Penulis: 
Rusmini
Fotografer: 
Rusmini