MTQ VII Ajang Mengasah Kepiawaian 192 Qori dan Qoriah

Bangka Tengah – Sebanyak 192 qori dan qoriah meramaikan pelaksanaan MTQ VII Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2016. Kegiatan yang digelar di Pesantren Nurul Falah Air Mesu Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah tersebut memperlombakan beberapa cabang di antaranya, Cabang Tilawah, Tilawah Golongan Tartil Quran, Hafdz Alquran, Fahm Alquran, Syarh Alquran dan cabang Khat Alquran.

Dijadwalkan kegiatan ini berlangsung selama enam hari, terhitung tanggal 23 hingga 28 Mei 2016. Sebelum kegiatan dimulai, Sahirman Jumli Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mewakili Gubernur melantik hakim yang akan menjadi juri kegiatan kali ini. Sejumlah hakim diminta profesional, sehingga dapat menghasilkan qori dan qoriah terbaik.

Kegiatan MTQ ini sangat diperlukan. Sahirman mengharapkan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini dapat menyumbangkan waktu dan pikiran. Sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan sukses. Peserta hendaknya dapat tampil semaksimal mungkin dan mengeluarkan segenap kemampuan demi menghasilkan yang terbaik.

“Peserta terbaik MTQ tingkat provinsi dapat mewakili Bangka Belitung di tingkat nasional. Nilai dan pelajaran di Alquran sangat dibutuhkan, apalagi saat ini negara kita sedang menghadapi berbagai masalah. Alquran harus menjadi pegangan dalam menghadapi seluruh permasalahan, sebab Alquran mengajarkan agar kita bersabar,” katanya.

Pantuan babelprov.go.id, sekitar pukul 19.00 WIB ratusan masyarakat sudah memenuhi lingkungan Pesantren Nurul Falah Air Mesu. Selain melihat kegiatan pembukaan MTQ, masyarakat juga dapat menyaksikan stand pamaren serta kegiatan ekonomi kerakyatan. Pasalnya pedagang mendapatkan tempat untuk ikut meramaikan kegiatan ini.

Hal senada disampaikan Prof Machasin, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Menurutnya, Alquran mengajak manusia untuk bekerja sama dalam kebaikan dan ketaqwaan. Pemahaman atas arti dan makna Alquran secara lengkap dan utuh menjadikan kaum muslimin dan muslimat dapat menjalankan kehidupan sesuai tuntunan agama.

Pelaksaanaan kegiatan MTQ merupakan salah satu yang mesti diberikan apresiasi. Ia menambahkan, kegiatan ini membawa misi mendekatkan umat untuk lebih mencintai Alquran. Peran agama sangat dibutuhkan dalam menjaga kestabilan hidup manusia. Alquran kitap suci umat Islam yang merupakan sumber peradaban pemberi petunjuk menuju jalan lurus kebahagian.

“Kita bisa membangun kehidupan yang rukun dan damai. Selain itu, kita juga dapat menjauhi permusuhan dan ketidakadilan. Populasi umat Islam sekitar ¼ dari jumlah penduduk dunia diharapkan dapat memberikan peran dan kontribusi signifikan dalam mewarnai peradaban dunia. Pelaksanaan MTQ ini menjadi bukti, bahwa MTQ sudah menjadi nilai masyarakat muslim Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya Erzaldi Rosman Bupati Bangka Tengah menyambut baik telah mendapat kepercayaan menggelar kegiatan MTQ VII. Ia menjelaskan, suksesnya pelaksanaan kegiatan ini melibatkan banyak pihak. Kafilah yang berpartisipasi harus memanfaatkan kesempatan dengan menunjukan kepandaian membaca Alquran. Sebab pemerintah Kabupaten Bangka Tengah telah berupaya sebaik mungkin untuk menyukseskan acara ini.

“Kafilah dari berbagai penjuru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah hadir di Pesantren Nurul Falah. Mudah-mudahan pelaksanaan MTQ ini dapat memberikan manfaat, rahmat dan hidayah bagi kita semua. Semoga Allah memberkati apa yang telah kita sampaikan dan kita inginkan bersama-sama. Jika ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, mohon dimaafkan,” ungkapnya.

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Rizky Fitrajaya/Huzari
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra