Muntok Terpilih Menjadi Tuan Rumah Jamselinas

Muntok – Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat terpilih menjadi tuan rumah Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke VI. Sebelumnya jambore digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakara dan Solo. Jamselinas merupakan event sakral pecinta sepeda lipat, sebab ini menjadi ajang berkumpul dan berbagi informasi.

"Pemerintah sangat mendukung kegiatan Jamselinas, karena sejalan dengan pengembangan bidang kepariwisataan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujar Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat acara welcome dinner Jamselinas VI, di Muntok, Jumat malam (2/9/2016).

Saat ini Bangka Belitung menjadi sepuluh daerah destinasi wisata di Indonesia. Ia menjelaskan, hari ini Menteri Pariwisata dan Gubernur telah melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) KEK Pariwisata Tanjung Kelayang di Belitung. Tak hanya Belitung, sebab Gubenur juga sedang memperjuangkan KEK di wilayah Bangka.

Lebih jauh ia memaparkan, selain mendapat kunjungan Menteri Pariwisata, Bangka Belitung juga kedatangan Menteri perhubungan. Kunjungan ini untuk melihat kesiapan pembangunan Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara Hanandjoeddin Belitung.

“Jamselinas di Muntok ini merupakan Jamselinas pertama yang diadakan di luar pulau Jawa. Muntok akan memberikan tantangan berbeda dari Jamselinas sebelumnya. Selamat menikmati Kota Muntok, kota tua,  kota pusaka dan kota seribu kue," kata Noviar.

Peserta Jamselinas 2016 di Mentok Bangka Barat akan melewati sejumlah objek wisata. Rute dimulai dari Museum Timah, Wisma Ranggam, Rumah Mayor, Kelenteng Kun Fuk Miaw dan Masjid Jamik. Setelah itu menuju komplek perumahan timah untuk nganggung dan dilanjutkan ke Menumbing. Kemudian peserta gowes ke Batu Balai Tanjung Kalian diterus ke pantai asmara dan berakhir di Pantai Batu Rakit.

Markus Wakil Bupati Bangka Barat mengatakan Muntok menjadi tempat bersejarah bagi Republik Indonesia. Karena di daerah ini tempat pengasingan bapak pendiri bangsa Indonesia. Ajang ini dianggap sebagai napak tilas dari perjuangan founding father selama dalam pengasingan. Dulu Kota Muntok juga sempat dikenal sebagai kota penghasil timah dan lada putih.

Selain itu, jelasnya, Bangka Barat juga memiliki potensi pariwisata. Walaupun belum menjadi primadona, namun pemerintah terus berupaya mengembang sektor pariwisata agar menjadi sektor unggulan dalam meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat. Jamselinas yang mengangkat tema "Gowes Sejiran Setason" ini bermakna mempererat hubungan kekerabatan.

“Ajang ini menjadi sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan, persahabatan dan kebersamaan peserta dari berbagi suku dan daerah. Selamat datang, selamat menjadi bagian keunikan budaya dan keramahtamahan masyarakat Bangka Barat. Diharapkan pengalaman ini dapat diperkenalkan ke tempat asal peserta. Sebab peserta Jamselinas VI menjadi duta wisata Bangka Barat," harapnya.

Sebelumnya, Budi Susatyo Ketua Panitia Jamselinas VI Muntok mengatakan, kegiatan ini untuk mengenal keanekaragaman budaya di Bangka Belitung. Efek acara ini bukan hanya untuk Kota Muntok, melainkan berdampak juga untuk kota-kota lain di Babel. “Karena terdapat beberapa peserta yang begeser ke Belitung dan Sungailiat. Selamat menikmati kearifan lokal," ucap Budi. 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra