Nelayan Terima 19 Unit Kapal Ikan Tangkap

Pangkalpinang – Sebanyak 19 unit kapal ikan tangkap bantuan diberikan langsung kepada masyarakat Bangka Belitung, Kamis (16/1/2014). Sejumlah kapal tersebut terdiri dari, empat unit kapal berkapasitas 30 GT bantuan dari pemerintah pusat, dan 15 unit kapal berkapasitas 7 GT pengadaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Rustam Effendi, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, tujuan pemberian bantuan ini tidak saja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, namun diharapkan dapat memberi kontribusi bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Tak hanya itu, dengan adanya kegiatan ini hendaknya dapat menjadi salah satu wadah penyediaan lapangan kerja serta pengentasan kemiskinan.

“Pemerintah harus mendorong para pengusaha, pemodal untuk dapat berpartisipasi dalam pengelolaan sumberdaya yang ada dengan cara menginvestasikan modal untuk pengadaan kapal,” jelas Gubernur saat serahterima kapal, di Pelabuhan Ketapang, Kamis (16/1/2014).

Kapal bantuan ini diberikan kepada kelompok usaha bersama (KUBE) nelayan yang dinilai mampu untuk mengoperasionalkan kapal tersebut. Harapannya, kapal bantuan pemerintah ini dapat dimaksimalkan penggunaannya. Sehingga, selain bisa meningkatkan kesejahteraan kelompok penerima bantuan, juga dapat membantu kelompok-kelompok nelayan lainnya.

Selain memberikan bantuan berupa kapal, pemerintah juga memberikan bantuan alat tangkap serta motor tempel. Menurut Gubernur, kelompok usaha bersama penerima bantuan kapal ini merupakan kelompok pilihan dari berbagai kabupaten dan kota. Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan nelayan menjalani aktivitas penangkapan ikan hingga ke wilayah perairan yang lebih jauh, sehingga hasil tangkapan dapat lebih baik.

“Terkait dengan visi gubernur 2012-2017, sektor kelautan merupakan salah satu sektor andalan yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat Bangka Belitung,” tegasnya.

Pemerintah kabupaten harus memberikan dukungan, dorongan dan motivasi kepada para nelayan penerima bantuan agar kapal tersebut dapat dikelola secara optimal. Ia menambahkan, penerima bantuan harus merawat dan menjaga kapal bantuan ini sebaik mungkin, sehingga masa penggunaannya lebih panjang. Sebab tahun ini, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi kembali mengalokasikan dana untuk kegiatan serupa.

Sedangkan untuk kegiatan pengembangan perikanan tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengadakan bantuan langsung untuk masyarakat melalui beberapa kegiatan. Dikatakan Gubernur, kegiatan tersebut di antaranya pengembangan usaha MINA pedesaan (PUMP) berupa bantuan modal senilai seratus juta kepada setiap kelompok usaha bersama perikanan tangkap. selain itu ada kegiatan sertifikasi hak atas tanah nelayan, bantuan kapal penangkapan ikan berkapasitas 7 GT, bantuan alat tangkap serta bantuan motor tempel.

“Diharapkan bantuan ini dapat memobilitas nelayan. Selain itu, perahu tanpa motor diharapkan semakin berkurang,” jelasnya.(ami/fa/sc/nn)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Fajrina | Evani
Fotografer: 
Suci Lestari
Editor: 
Nona Dian Pratiwi