Nomenklatur Dalam Kepmendagri Nomor 050-3708 Tahun 2020 Perlu Dicermati

PANGKALPINANG - Terdapat penambahan dan pengurangan nomenklatur dalam Kepmendagri Nomor 050-3708 tahun 2020 dibandingkan Permendagri 90 Tahun 2017. Penambahan dan pengurangan tersebut perlu dicermati sehingga dapat ditentukan nomenklatur yang sesuai dengan tugas dan fungsi yang ada di perangkat daerah.

Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi mencontohkan penambahan nomenklatur yang ada di sekretariat. Menurutnya, nomenklatur yang ada dalam Kepmendagri Nomor 050-3708 Tahun 2020 tidak perlu digunakan semua, cukup pilih nomenklatur yang dapat mewadahi tugas dan fungsi yang di sekretariat.

“Penambahan nomenklatur jangan sampai membebani keuangan daerah kita dengan banyaknya belanja yang sifatnya administrasi, seperti penambahan nomenklatur yang ada di sekretariat. Cukup pilih kegiatan yang dapat mewadahi semuanya,” ungkapnya pada saat membuka Rapat Pleno Pemetaan KUA-PPAS berdasarkan Kepmendagri Nomor 050-3708 Tahun 2020 di Ruang Rapat Pulau Ketawai, Selasa (13/10/20).

Terkait pengurangan nomenklatur yang sebelumnya ada di Permendagri 90 Tahun 2019, nomenklatur yang tidak ada di dalam Kepmendagri Nomor 050-3708 Tahun 2020 akan dievaluasi terlebih dahulu, bila kegiatan tersebut merupakan prioritas, akan dipilih nomenklatur yang mendekati kegiatan tersebut.

Sebagai tambahan informasi, Kepmendagri Nomor 050-3708 Tahun 2020 merupakan pemutakhiran dari Permendagri No. 90 Tahun 2019 tentang tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

Pemutakhiran yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri merupakan hasil usulan dari pemda, serta adanya perubahan kebijakan dan peraturan perundang-undangan.

Sumber: 
Bappeda
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Listya