Noviar Imbau SKPD Manfaatkan siMAYA

Belitung - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Provinsi Bangka Belitung diharapkan segera manfaaatkan Implementasi Sistem Administrasi Perkantoran MAYA (siMAYA).

"siMAYA dapat dimanfaatkan di SKPD untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja serta dan tertib administrasi di lingkungan pemerintah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," hal tersebut diungkapkan Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membuka Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Administrasi Perkantoran MAYA (siMAYA) di Hotel Grand Hatika, Selasa (8/9/2015).

Lebih jauh Noviar juga mengungkapkan bahwa dalam menjalankan tugas Pemerintah harus didukung dengan sistem administrasi yang memadai. Salah satunya dengan mengaplikasikan sistem Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) yang mengubah sistem manual ke sistem komputerisasi.

"Harusnya pemerintah pusat menerapkan sistem siMAYA ini, setelah dilakukan proses uji diseluruh kementerian baru diimplementasikan di pemerintah daerah," ujarnya.

Selain itu di era teknologi informasi, disinggung Noviar penyelesaian dokumen dan surat-surat dinas pemerintah sudah merupakan keharusan.

"Dengan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) pelaksanaan administrasi perkantoran akan lebih mudah, cepat, transparan, tertib, terpadu, produktif, akurat, aman dan efisien," jelasnya.

Penerapan TNDE ini diungkapkan Noviar dapat mempercepat sistem pemerintahan elektronik (e-government). Selain itu penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, kemudian dukungan reformasi birokrasi dan terciptanya koordinasi, integrasi, serta sinkronisasi dan simplikasi antar organisasi.

"TNDE juga dapat memberikan kemudahan dalam pengelolaan naskah dinas dan penggunaannya, tidak ada resiko kehilangan naskah dinas, kemudahan pengendalian naskah dinas dan penggunaannya serta kemudahan dalam pelacakan keberadaan dan status naskah dinas," ujarnya.

Noviar juga menjelaskan bahwa dari sekian banyak manfaat dari aplikasi TNDE dapat mewujudkan transparansi aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Efektivitas waktu, efisiensi sumber daya manusia seperti pengurangan tenaga caraka atau pengantar surat, penghematan alat tulis kantor seperti kertas, pulpen dan lain-lain. Serta tidak ada urusan kantor yang menjadi rahasia," jelasnya.

Sementara Sahring, Ketua Panitia Kegiatan menjelaskan bahwa Peserta dari Bimbingan Teknis siMAYA ini diikuti oleh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini akan diisi oleh pemateri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Fajrina
Fotografer: 
Suci Lestari