NTP Babel Turun 0, 98 Persen

Pangkalpinang- Berdasarkan hasil Pemantauan Harga yang di lakukan Badan Pusat Statisik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, nilai tukar Petani Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama Bulan agustus 2013 mengalami Penurunan sebesar 0, 98 Persen.

Jika dibandingkan bulan juli 2013 nilai tukar petani sebesar 100, 02, menjadi 99, 05 Persen di bulan agustus 2013, berarti terjadi penurunan sebesar 0, 98 persen, ungkap Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herum Fajarwati, di Kantor BPS Provinsi Babel, selasa (3/9/2013).

Ditambahkan, Herum, perubahan nilai tukar petani Provinsi sebesar 0, 98 persen mengambarkan turunnya NTP , menurutnya, hal itu disebabkan perubahan indeks harga yang diterima petani lebih kecil dibandingkan perubahan indeks harga yang dibayar petani.

Herum, menjelaskan nilai tukar petani (NTP) merupakan salah satu indikator yang menunjukkan tingkat kesejahteraan petani di suatu wilayah. Dikatakan Herum, penghitungan petani (IT) dengan indeks harga yang dibayar petani (IB) yang dinyatakan dalam persentase, NTP juga menunjukkan daya tukar ( term of trade) antara produk pertanian yqng dijual petani dengan produk yang dibutuhkan petani dalam berproduksi dan konsumsi rumah tangga, ujarnya.

"Indeks harga yang diterima petani (IT) pada bulan agustus 2013 tercatat 129, 83 berarti mengalami penurunan indeks sebesar 0, 01 persen dari nilai bulan sebelumnya yang tercatat 129, 84. Sedangkan (IB) pada bulan agustus 2013 tercatat 131, 08 atau mengalami kenaikan indeks sebesar 0, 97 persen dari nilai bulan sebelumnya yang tercatat 129, 81" ungkapnya.

Indeks harga yang diterima petani (IT) merupakan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani, dikatakan Herum, terdapat lima subsektor komoditas hasil pertanian yang dicatat perkembangan harganya.

Menurut Herum, inflasi terjadi pada bulan agustus didaerah pedesaan di Provinsi Kepulauan Bangka belitung sebesar 1, 22 persen. Sedangkan indeks kelompok konsumsi rumah tangga terbesar terjadi pada subkelompok bahan makanan yaitu mengalami kenaikan sebesar 1, 89 persen, ini pemicu utamanya pada bahan makanan kentang.

Herum menambahkan, dari lima Provinsi di Sumatera bagian selatan (sumbagsel) yang melakukan penyusunan NTP Nasional pada bulan agustus 2013, antara lain pertama, terjadi penurunan NTP terjadi di Provinsi Lampung (-0, 39), kedua, Provinsi Sumater Selatan (-0, 47 persen), ketiga, Provinsi Jambi (-0, 54 persen), keempat Provinsi Bangka Belitung (-0, 98 persen), yang terakhir Provinsi Bengkulu (-1, 58 persen). Jelasnya.(adit/rf/hzr)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Adi Tri Saputra