Optimalkan Jasa Pelayanan Homestay, Disbudpar Gelar Pelatihan Homestay

Bangka. Pengembangan destinasi pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar destinasi. Jasa pelayanan homestay saat ini sudah banyak dilakoni oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Bangka. Untuk mengoptimalisasi jasa pelayanan homestay tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Babel menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis/ Pelatihan Homestay hari ini, Rabu (2/10) di Hotel Novilla, Kabupaten Bangka. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Prov. Babel, melalui Kabid Destinasi, Rusni Budiati menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku usaha homestay untuk memberikan pelayanan yang professional dalam rangka menarik minat kunjungan wisatawan. 

“ Sebagai salah satu sektor unggulan, tentunya sektor ini diharapkan dapat menjadi penopang ekonomi di Bangka Belitung. Maka harus kita pahami bahwa homestay bukan sekedar kelengkapan amenitas di sebuah destinasi. Homestay mempunyai peran yang bersifat multi dimensi, selain sebagai upaya pemberdayaan masyarakat juga berperan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan terhadap fasilitas akomodasi” ujar Rusni saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis/Pelatihan Homestay.

Lebih jauh lagi beliau mengungkapkan bahwa pelaku homestay tidak hanya menyediakan fasilitas akomodasi tetapi hendaknya sekaligus dapat menjadi atraksi atau daya tarik wisata. 
“ Homestay sebagai salah satu komponen pariwisata harus memenuhi standar agar dapat berdaya saing global” ujar Rusni

Narasumber dari Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Rina Fitriana menambahkan bahwa melalui kegiatan ini pelaku usaha homestay di Kabupaten Bangka dapat menciptakan ide-ide kreatif untuk meningkatkan pelayanan di homestay. 

“ Pelayanan homestay tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi konsep homestay memiliki prospek yang baik karena banyak wisatawan saat ini memilih untuk menggunakan homestay. Konsep homestay sangat menarik karena wisatawan dapat melihat dan terlibat langsung dalam aktivitas pemilik homestay sehari-hari. Wisatawan bisa menikmati, mengalami, dan praktek adat budaya setempat secara langsung” ujar Rina.

Sumber: 
Disbudpar Babel
Penulis: 
Imelda