Panen Cabe Merah Keriting, TTIC Jual Ludes Sepuluh Ribu Sekilo


PANGKALPINANG – Hasil produksi cabe keriting petani melimpah. Rabu (10/6/20), sebagian hasil panen dibawa ke TTIC (Pasar Mitra Tani) untuk dijual kembali dengan harga Rp 10.000,-. Dalam satu hari, 131 kg cabe ludes dibeli masyarakat setempat.

Seperti yang diungkapkan Ahmad Damiri, Kepala Dinas Pangan Provinsi selaku pelaksana TTIC. Panen cabe kali ini adalah hasil produksi tahap pertama petani Jelutung yang dipanen sebanyak satu ton. Berikutnya akan ada produksi secara berkala dan terus menerus untuk komoditi cabe besar keriting. TTIC sebagai mitra petani akan tetap berkomitmen memasarkan hasil produksi petani tersebut ke masyarakat. Tujuannya tidak lain untuk membantu petani. Sedangkan masalah harga, TTIC menjual dengan harga yang sama dengan petani.

“Keberadaan TTIC adalah mitra petani. Untuk itu, kita perlu melakukan gerakan membeli hasil produksi petani dan kemudian memasarkannya ke masyarakat. Apalagi saat ini hasil cabe petani melimpah dan petani kesulitan untuk menjualnya. Ditambah lagi harga cabe yang jatuh. Jadi disinilah fungsi dari TTIC itu,” ungkapnya saat melakukan kunjungan ke TTIC.

Lebih lanjut Kadis Pangan Ahmad Damiri menjelaskan bahwa petani akan senang jika kita membeli hasil produksinya. Mereka akan bergairah dan semangat untuk bertanam kembali. Ditambah lagi TTIC menjual sesuai dengan harga petani tanpa menaikkan harga.

“Saya harap produksi petani meningkat. Tidak hanya cabe, tapi juga komoditi pangan lainnya, sehingga stabilisasi harga pangan di Bangka Belitung tetap stabil,” pungkasnya.

Selain cabe merah keriting, TTIC yang berlokasi di Jalan Pulau Bangka Bukit Intan, tepatnya sebelum lampu merah Kantor Gubernur Kepulauan Babel ini juga menjual komoditi lainnya. Di antaranya beras, baik beras petani, beras bulog, maupun beras dari distributor. Selain itu juga daging ayam, gula, bawang putih, bawang merah, jahe, minyak goreng, terigu, kecap, saos, telur, dan lainnya. TTIC melayani pembeli sejak pagi pukul 08.00 wib hingga pukul 16.00 wib.

Sumber: 
Dinas Pangan Provinsi
Penulis: 
Rahmadini Rosalia
Fotografer: 
Rahmadini Rosalia
Editor: 
Listya